LombokPost - Gaya bermain Massimiliano Allegri di AC Milan sejak pramusim semakin jelas terbaca, dengan 3-5-2.
Salah satu kunci skema yang dimainkan AC Milan ini adalah sosok gelandang Luka Modric.
Meski sudah menginjak usia 40 tahun, Luka Modric di AC Milan bukan cuma jadi otak permainan, tapi juga motor serangan.
Luka Modric bertugas mengatur tempo, mengoper bola, memberi terobosan, hingga mengambil tendangan bebas di AC Milan, benar-benar tugas seorang jenderal kini tengah.
Dia dikawal sosok Adrien Rabiot yang jadi semacam playmaker bayangan bagi Luka Modric, sekaligus gelandang bertahan.
Keduanya masih dikawal satu pemain bertipe petarung AC Milan lainnya, semisal Youssouf Fofana.
Hasilnya, lini tengah AC Milan terlihat sangat solid, apalagi ditambah duo sayap enerjik Alexis Saelemaekers dan Pervis Estupinan.
Di depan, ada nama Christian Pulisic yang tengah on fire bersama AC Milan.
Dia bermain sedikit di belakang striker utama AC Milan yang bisa diisi antara Santiago Gimenez atau Christopher Nkunku.
Baca Juga: Jelang Laga Kontra Napoli, AC Milan Sedang dalam Kepercayaan Diri yang Tinggi
Jangan pula lupakan Rafael Leao yang disebut sudah pulih dari cedera, dan siap mengawali laga dari bench bangku cadangan AC Milan.
Kesolidan itu AC Milan itu akan dihadapi ujian sesungguhnya Napoli, akhir pekan ini.
Layak dinanti, bagaimana formasi 3-5-2 AC Milan menghadapi Napoli yang diasuh Antonio Conte. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic