LombokPost - Transformasi Luka Modric oleh Massimiliano Allegri sangat penting bagi awal musim cemerlang AC Milan.
Massimiliano Allegri secara strategis menempatkan Luka Modric sebagai Deep-Lying maker (Regista) bagi AC Milan.
Dia bermain di depan pertahanan tim, bermain dari belakang, tepat di depan tiga bek AC Milan.
Agar perannya tak terganggu oleh lawan-lawan AC Milan, Luka Modric ditopang dua pemain dinamis, Youssouf Fofana dan Adrien Rabiot.
Baik Youssouf Fofana dan Adrien Rabiot sama-sama memiliki kelebihan fisik, keduanya besar dan kuat, dengan etos kerja yang tak kenal lelah.
Keduanya bertugas untuk menutupi seluruh lapangan, berlari dan bertahan dengan rata-rata melakukan 12,5 pemulihan bola per pertandingan yang dilakoni AC Milan.
Hal ini memungkinkan Luka Modric fokus secara eksklusif pada peran playmaker dari kedalaman, mengorkestrasi permainan AC Milan dengan presisi dan visinya yang masih sangat baik.
Luka Modric telah mencetak 1 gol dan 3 assist dalam 5 penampilan pertamanya bersama AC Milan.
Luka Modric memiliki rata-rata 2 umpan kunci per 90 menit dan memiliki akurasi umpan dari dalam sebesar 91persen bagi AC Milan.
Baca Juga: Head to Head Statistik AC Milan 2025 dan 2024, Dulu Kuat Menyerang, Sekarang Jago Bertahan
Dari statistik yang ada, tampak betul Massimiliano Allegri mampu memaksimalkan peran baru Luka Modric di AC Milan, sebuah peran yang berbeda saat dia masih di Real Madrid.
Massimiliano Allegri memberinya kebebasan di lapangan untuk mengatur permainan dan sangat bertanggung jawab dalam membantu Luka Modric.
Ingat, Luka Modric sudah berusia 40 tahun, tubuhnya juga kecil, tetapi teknis dan akurasi passingnya tidak menunjukkan penurunan, dan iu sanga menanti AC Milan. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic