LombokPost - Gambar di atas menunjukkan perbedaan heat map Christian Pulisic dibawah 3 pelatih AC Milan, Fonseca, Conceicao dan kini Massimiliano Allegri.
Dengan Massimiliano Allegri dia lebih sering bergerak turun membantu permainan AC Milan dan terlibat permainan di sayap kiri.
Gambaran itu memperlihatkan Massimiliano Allegri memang mendorong setiap pemain AC Milan ikut membantu pertahanan.
Tengok pula gaya striker murni AC Milan Santiago Gimenez.
Dia mungkin pemain yang kurang berteknis sehingga ketika Santiago Gimenez tengah dalam penguasaan bola, permainan AC Milan malah tampak gampang putus.
Namun, saat tidak sedang melakukan penguasaan bola, Santiago Gimenez malah bekerja keras membayangi lawan AC Milan.
Itulah yang menjadi poin plus Santiago Gimenez ketimbang bintang AC Milan lainnya Rafael Leao.
Dalam sebuah potongan video pertandingan AC Milan vs Napoli, tampak Massimiliano Allegri berulang kali berteriak pada Rafael Leao.
Dia tampak tak puas dengan sikap Rafael Leao yang tak maksimal saat membantu pertahanan.
Baca Juga: Kocaknya Komentar Penonton MotoGP Tribun C, Tak Tahu Pemenang, yang Penting Happy
Rasa-rasanya, jika Rafael Leao mau menjadi starter nomor satu lini depan AC Milan, aspek bertahan ini harus dimaksimalkan juga olehnya.
Terlebih kini ada saingan lain yang juga mulai m ndapat tempat di hati pelatih AC Milan Massimiliano Allegri, Christopher Nkunku.
Massimiliano Allegri sangat puas dengan pekerjaan yang dilakukan Christopher Nkunku di Milanello, sehinggamungkin ada kejutan di susunan pemain sebelum pertandingan Juventus vs AC Milan.
Layak untuk kita tunggu bersama, dua slot pemain inti depan AC Milan akan diisi siapa? Christopher Nkunku, Christian Pulisic, Rafael Leao, atau Santiago Gimenez. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic