LombokPost - Pemain muda AC Milan ini sebelumnya diturunkan dalam pertandingan yang sulit saat melawan Juventus sebelum jeda internasional.
Kemudian, Davide Bartesaghi ditempatkan di sisi kiri dan tetap menjadi starter saat menghadapi Fiorentina.
Pemain AC Milan berkebangsaan Italia itu pun menampilkan permainan yang solid awal pekan ini.
Sebagai pelapis Pervis Estupinan, Davide Bartesaghi bertipikal pemain dengan aki kiri yang baik untuk melempar crossing bagi striker AC Milan yang menanti di area pertahanan lawan.
Kemampuannya itu sudah terlihat sejak beberap tahun yang lalu ketika dia debut bersama AC Milan.
AC Milan kini melihatnya sebagai investasi jangka panjang, kendati masih ada sejumlah kekurangan yang perlu dibenahi.
Permainan Davide Bartesaghi bersama AC Milan awal pekan ini membuahkan hasil positif.
AC Milan menang 2-1 atas Fiorentina, dan membuat klub menyodok ke peringkat pertama klasemen Serie A.
Dalam beberapa tahun ke depan, agaknya AC Milan masih melihatnya sebagai full bek kiri dalam skema 3 bek.
Baca Juga: Usai AC Milan Kuasa Capolista, Rafael Leao dan Luka Modric Saling Lempar Pujian
Kelebihan Davide Bartesaghi lebih pada kualitas untuk bertahan daripada menyerang.
Kekurangan dari sisi penyerangan inilah yang perlu dipoles jika ia ingin menjadi bek sayap lengkap.
Sebaliknya, jika tujuan Davide Bartesaghi menjadi bek murni, kemampuan bertahannya yang harus banyak di-upgrade. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic