LombokPost - AC Milan dan Inter Milan bergerak cepat setelah kesepakatan pembelian kompleks Stadion San Siro dari pemerintah Kota Milan rampung.
Tahap awal, AC Milan dan Inter Milan mulai menjajaki kesepakatan naming-rights alias hak penamaan untuk Stadion San Siro.
Nantinya, San Siro akan memiliki nama sesuai nama sponsor yang masuk, memungkinkan AC Milan dan Inter Milan mendapat tambahan pemasukan.
Artinya, stadion legendaris yang kini sah dimiliki AC Milan dan Inter Milan ini bisa segera punya nama baru dari sponsor besar.
Nilai kesepakatannya diperkirakan mencapai €20–30 juta per tahun, yang kemungkinan dibagi rata AC Milan dan Inter Milan.
Generali disebut sebagai salah satu kandidat utama yang tertarik menjadi sponsor nama untuk San Siro.
Era baru San Siro mungkin segera dimulai, tapi apakah fans AC Milan dan Inter Milan siap mendengar nama lain selain San Siro atau Giuseppe Meazza?
AC Milan dan Inter Milan membeli Stadion San Siro kurang dari seminggu yang lalu, tetapi mereka kini telah mengambil tindakan untuk menemukan mitra bisnis yang tertarik dengan hak penamaan, atau hak yang memungkinkan perusahaan untuk menghubungkan namanya dengan stadion.
RedBird dan Oaktree tampaknya ingin memaksimalkan pendapatan bagi AC Milan dan Inter Milan mulai dari elemen kunci.
Stadion baru milik bersama AC Milan dan Inter Milan akan segera dibangun di area San Siro.
Sebelum stadion baru rampung, San Siro lama akan tetap dimanfaatkan bersama sebagai kandang AC Milan dan Inter Milan, dengan berupaya meningkatkan pemasukan dari penamaan.
Sebagai contoh, pada tahun 2020 Juventus menandatangani kontrak sepuluh tahun dengan Allianz dengan total nilai € 103 juta
AC Milan dan Inter Milan, bagaimana pun, dapat menjamin paparan media yang lebih luas, karena keduanya merupakan kub besar di Italia, bahkan Eropa.
Sehingga wajar AC Milan dan Inter Milan mengincar € 25-30 juta per musim, bahkan lebih. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic