Pihak Inter dilaporkan telah menolak mentah-mentah pendekatan yang dilakukan kedua klub Inggris tersebut.
Esposito, yang baru berusia 20 tahun, tengah mencuri perhatian berkat penampilan gemilangnya bersama klub masa kecilnya di Serie A musim ini.
Meski baru mencatatkan delapan kali penampilan sebagai starter, ia sukses membukukan empat gol dan tiga assist dari total 24 pertandingan.
Ketajaman dan potensi besar yang dimiliki Esposito rupanya terdeteksi oleh radar pemandu bakat Arsenal dan Manchester United.
Melansir informasi dari jurnalis pakar transfer, Nicolo Schira, kedua klub tersebut telah menjalin komunikasi dengan manajemen I Nerazzurri untuk menanyakan ketersediaan sang pemain pada bursa transfer mendatang.
Namun, keinginan duo Inggris tersebut segera mendapat jawaban tegas. Inter Milan, yang saat ini memimpin klasemen Serie A, menyatakan tidak tertarik untuk melepas aset berharganya tersebut dalam waktu dekat.
Manajemen Inter Milan tampaknya sangat memproteksi talenta mudanya. Pelatih Cristian Chivu bersama Direktur Olahraga Piero Ausilio sepakat bahwa Esposito adalah pilar penting bagi masa depan klub.
Pihak klub menganggap striker muda ini sebagai ‘tidak dapat ditransfer’, melihatnya sebagai bagian kunci dari rencana masa depan mereka.
Inter Milan memandang Esposito bukan sekadar pelapis, melainkan sosok yang akan diproyeksikan menjadi ujung tombak utama di masa depan. Keputusan untuk melabelinya sebagai pemain yang tidak dijual (untouchable) menunjukkan ambisi klub untuk menjaga stabilitas skuad dengan mengandalkan produk akademi mereka sendiri.
Kenaikan performa Esposito tidak hanya menjadi angin segar bagi Inter, tetapi juga bagi tim nasional Italia. Dengan postur yang ideal dan kemampuan penyelesaian akhir yang mumpuni, ia dianggap sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di kompetisi Italia saat ini.
Bagi Arsenal dan Manchester United, penolakan ini memaksa mereka untuk beralih ke target lain guna memperkuat lini serang mereka pada musim panas mendatang.
Editor : Redaksi Lombok Post