LombkPost— Manajemen Chelsea dilaporkan telah memulai langkah proaktif dalam pencarian nakhoda baru. Klub London Barat tersebut dikabarkan mulai menghubungi sejumlah pelatih potensial untuk mengisi posisi manajer tetap di Stamford Bridge.
Langkah ini menandai upaya Chelsea dalam mencari manajer permanen keenam sejak konsorsium BlueCo mengambil alih kepemilikan klub pada tahun 2022. Pencarian ini dilakukan menyusul keputusan klub untuk mengakhiri kerja sama dengan Liam Rosenior.
Melansir laporan BBC Sports, manajemen The Blues telah melakukan komunikasi awal dengan beberapa nama yang masuk dalam daftar pendek mereka. Sejauh ini, tiga nama pelatih yang berkarier di Eropa mendominasi bursa calon manajer baru, yakni Andoni Iraola, Xabi Alonso, dan Marco Silva.
Di antara nama-nama tersebut, Xabi Alonso dilaporkan menjadi kandidat terkuat untuk memimpin skuad Chelsea musim depan. Reputasi Alonso dalam membangun tim yang kompetitif menjadi daya tarik utama bagi para petinggi di Stamford Bridge.
Selain nama-nama di atas, Chelsea juga mempertimbangkan sejumlah figur yang memiliki kedekatan historis dengan klub. Mantan pelatih kepala Flamengo, Filipe Luis, serta pelatih Como, Cesc Fabregas, dikabarkan memiliki pendukung di jajaran internal manajemen klub.
Keduanya dinilai memahami kultur Chelsea dengan baik mengingat masa bakti mereka sebagai pemain di masa lalu. Hal ini dianggap sebagai nilai tambah dalam upaya restrukturisasi mentalitas tim.
Opsi Pelatih Berpengalaman Premier League
Daftar kandidat Chelsea kian beragam dengan masuknya nama manajer Crystal Palace, Oliver Glasner. Pelatih asal Austria tersebut dilaporkan akan meninggalkan posisinya di London Selatan pada akhir musim ini, sehingga menjadikannya opsi yang tersedia secara bebas bagi Chelsea.
Manajemen klub diharapkan dapat segera mengerucutkan pilihan guna memastikan persiapan pramusim berjalan maksimal di bawah kepemimpinan manajer baru.
Editor : Redaksi Lombok Post