Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

AC Milan dan Penentuan the Last Dance Serie A

Prihadi Zoldic • Minggu, 24 Mei 2026 | 11:33 WIB
FOKUS: Skuad AC Milan dalam salah satu sesi latihan klub. (Istimewa)
FOKUS: Skuad AC Milan dalam salah satu sesi latihan klub. (Istimewa)

 

LombokPost - AC Milan membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengamankan tempat Liga Champions.

Pertandingan terakhir kontra Cagliari akan menjadi penentu nasib berhasil tidaknya AC Milan mencapai target Liga Champions yang ditetapkan di awal musim.

AC Milan sempat menjalani musim yang pasang surut, sempat memimpin klasemen, sempat juga mengalami serangkaian kekalahan memalukan. 

Baca Juga: Ini 5 Nama yang Dikaitkan dengan AC Milan, yang Pertama Hampir Pasti

Kabar baik bagi AC Milan, Cagliari asuhan Fabio Pisacane tiba di San Siro, berstatus sudah aman dari jurang degradasi setelah kemenangan minggu lalu melawan Torino, sehingga secara matematis tak ada kepentingan ngotot mengejar poin. 

Namun bahkan ketika Cagliari sudah tidak memiliki target apa pun yang tersisa untuk dimainkan, AC Milan tidak dapat menganggap enteng lawannya.

Ingan, beberapa pekan belakangan AC Milan berulang kali tersandung tim yang di atas kertas harusnya mampu mereka kalahkan.

Baca Juga: Bersiap Hadapi Cagliari, AC Milan Wajib All Out

PAKAI TOPENG: Luka Modric kembali berlatih bersama skuad AC Milan. (Istimewa)
PAKAI TOPENG: Luka Modric kembali berlatih bersama skuad AC Milan. (Istimewa)

 

Tidak hanya itu, tekanan untuk menang bagi Rossoneri demi tempat Liga Champions bisa saja menjadi beban dalam laga yang patut disebut the last dance itu. 

Prediksi sejumlah kalangan, pelatih AC Milan Massimiliano Allegri telah memutuskan trio lini pertahanan yang dipasang adalah Fikayo Tomori, Matteo Gabbia dan Strahinja Pavlovic.

Ketiganya berjibaku di depan kiper dan kapten AC Milan Mike Maignan.

Baca Juga: Luka Modric Bertahan dan Leon Goretzka Merapat, Plus Adrien Rabiot, AC Milan Berpeluang Ciptakan Lini Tengah Super Tangguh

Kemudian Alexis Saelemaekers dan Davide Bartesaghi diplot akan menjadi dua bek sayap SC Milan di kanan dan kiri.

Mereka berdua mengapit tiga gelandang di lini tengah AC Milan yang terdiri dari Youssouf Fofana, Ardon Jashari, dan Adrien Rabiot.

Di depan, Christopher Nkunku yang belakangan bermain baik akan dipasangkan dengan Santiago Gimenez yang masih nihil gol bagi AC Milan. 

Baca Juga: Strategi AC Milan: Jual Rafael Leao, lalu Beli Salah Satu di Antara Dusan Vlahovic, Goncalo Ramos, dan Gabriel Jesus

Laga ini adalah kesempatan terakhir Santiago Gimenez mencetak gol sebelum AC Milan menutup musim, atau dia akan menghasilkan rekor memalukan 0 gol dalam semusim Serie A. 

LONCAT: Striker AC Milan Rafael Leao dalam salah satu sesi latihan klub. (Istimewa)
LONCAT: Striker AC Milan Rafael Leao dalam salah satu sesi latihan klub. (Istimewa)

 

Laga terakhir ini, juga bisa menjadi perpisahan untuk sejumlah pemain semisal Rafael Leao, Ruben Loftus-Cheek dan Niclas Fullkrug, yang kesemuanya mungkin akan memulai laga dari bangku cadangan AC Milan. (yuk) 

Editor : Prihadi Zoldic
#Christopher Nkunku #cagliari #liga champions #ac milan #Santiago Gimenez