LombokPost - Setelah musim mengecewakan tahun lalu, AC Milan mematok target kembali ke Liga Champions dan membangun fondasi untuk menang secara konsisten di puncak Serie A.
Tapi hal itu gagal tercapai musim ini, AC Milan hanya finish di urutan ke-5 klasemen akhir Serie A.
Untuk sebagian besar musim ini, AC Milan berhasil berada di dua posisi teratas di Serie A, bahkan sempat disebut sebagai pesaing Scudetto.
Baca Juga: Ironi AC Milan, 36 Pekan di Zona Liga Champions, Terpental di Pekan Terakhir
Tapi pada pekan-pekan terakhir AC Milan benar-benar tidak konsisten dengan serentetan krkalahan dan hasil imbang.
Kinerja buruk terus berlanjut hingga di pertandingan terakhir melawan Cagliari, di mana AC Milan yang berstatus tuan rumah kalah 1-2 dari tamunya.
Karena itu, sekarang saatnya untuk Reformasi, bahkan revolusi bagi AC Milan.
Baca Juga: AC Milan Benar-benar di Ambang Revolusi, Begitu Banyak Nama yang Harus Disingkirkan
AC Milan disebut sudah sepakat berpisah dengan nama-nama petinggi:
1. CEO Giorgio Furlani
2. Direktur Olahraga Igli Tare
3. Pelatih Kepala Massimiliano Allegri
4. Direktur Teknis Geoffrey Moncada.
Hanya Zlatan Ibrahimovic yang sejauhnya ini belum tersentuh bersih-bersih pemilik AC Milan, meski kritik dari fans juga terus ditujukan padanya.
Baca Juga: Gaya Main Kuno AC Milan "Sukses" Menggali Kuburnya Sendiri
Owner AC Milan Garry Cardinale, bersama sejumlah nama tersisa seperti Massimo Calvelli dan Zlatan Ibrahimovic memutuskan jalan yang harus diikuti dan keputusan apa yang harus diambil.
AC Milan kini mencari pelatih baru, direktur olahraga baru, dan CEO baru, dan Zlatan Ibrahimovic ditugaskan untuk mencari direktur olahraga baru berikutnya, sementara Massimo Calvelli akan mencari CEO baru. (yuk)
Editor : Prihadi Zoldic