LombokPost— Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) tengah mematangkan rencana mitigasi risiko terkait potensi gangguan alam yang dapat memengaruhi jalannya pertandingan lanjutan babak penyisihan grup. Pertandingan Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026 diragukan pelaksanaannya di tengah badai yang akan datang di wilayah Philadelphia dalam beberapa jam mendatang.
Kedua tim nasional sejatinya bermodalkan hasil yang kontras pada laga perdana mereka di wilayah pantai timur Amerika Serikat. Tim asuhan Didier Deschamps meraih kemenangan 3-1 atas Senegal dalam pertandingan pembuka Grup I mereka di New Jersey, sementara Irak kalah 4-1 dari Norwegia di Massachusetts, keduanya pada 22 Juni.
Namun, faktor eksternal berupa perubahan iklim yang ekstrem di lokasi pertandingan kedua berpotensi mengganggu linimasa jadwal yang telah ditetapkan. Namun, saat kedua tim menuju selatan, cuaca berubah drastis dan pertandingan mereka di Lincoln Financial Field berpotensi mengalami beberapa penundaan, menurut pembaruan terbaru dari FIFA.
Sesuai dengan draf jadwal, pertandingan dijadwalkan dimulai pukul 17.00 waktu setempat (22.00 waktu Inggris), tetapi laporan cuaca di lapangan memperkirakan hujan lebat dan potensi petir menjelang pertandingan dan berpotensi selama pertandingan itu sendiri.
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Hancurkan Arab Saudi 4-0, Spanyol Temukan Sihir Lamine Yamal
Guna mengantisipasi dampak buruk dari fenomena alam tersebut, otoritas tertinggi sepak bola dunia bersama panitia pelaksana lokal akan mengambil kebijakan pengamanan yang ketat. Itu berarti FIFA akan memberlakukan protokol cuaca darurat termasuk menjaga penggemar tetap berada di dalam area stadion atau fasilitas penampungan darurat untuk menghindari risiko sambaran petir di ruang terbuka.
Langkah ini diambil sepenuhnya demi menegakkan standar keselamatan yang menjadi prioritas utama penyelenggaraan turnamen internasional. Peraturan FIFA menyatakan bahwa pertandingan harus dihentikan jika petir menyambar dalam radius delapan mil dari stadion, dan penonton harus dievakuasi dari tempat duduk mereka sebagai tindakan pencegahan.
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Libas Selandia Baru 3-1, Mesir Pecah Telur Setelah 92 Tahun
Berdasarkan regulasi baku, draf opsi penundaan waktu pertandingan telah disiapkan secara sistematis oleh pihak pengawas pertandingan (match commissioner). Pertandingan kemudian tidak dapat dilanjutkan hingga ada 30 menit tanpa petir di area setempat, dengan kemungkinan pertandingan akan berlangsung selama beberapa jam atau ditunda hingga besok.
Hingga saat ini, pihak penyelenggara masih terus memantau perkembangan visual dan radar cuaca di sekitar area Lincoln Financial Field. Kedua skenario tersebut sedang dipertimbangkan oleh FIFA dan petugas stadion dalam pertandingan yang akan menjadi pertandingan pertama yang terdampak cuaca di turnamen 2026.
Editor : Redaksi Lombok Post