Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Rahasia Carlo Ancelotti: Bawa Brasil Lolos Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Tekuk Jepang  

Pujo Nugroho • Selasa, 30 Juni 2026 | 10:18 WIB
Pelatih Brasil Carlo Ancelotti sukses membawa timnya bangkit dari ketertinggalan saat melawan Jepang di babak 32 besar Piala Dunia 2026 dan lolos ke babak selanjutnya. (FIFA)
Pelatih Brasil Carlo Ancelotti sukses membawa timnya bangkit dari ketertinggalan saat melawan Jepang di babak 32 besar Piala Dunia 2026 dan lolos ke babak selanjutnya. (FIFA)

 

LombokPost - Juru taktik kawakan Carlo Ancelotti membuktikan kelasnya sebagai pelatih bermental juara saat mendampingi Brasil berlaga di Piala Dunia 2026. Di bawah tekanan hebat dari Jepang pada babak 32 besar, ketenangan pria asal Italia itu sukses menular ke para pemain hingga membuahkan tiket ke babak 16 besar.

Pengalaman segudang Don Carlo benar-benar diuji dalam laga hidup mati ini. Brasil sempat tertinggal 1-0 dari Jepang di babak pertama, namun magis kata-kata sang pelatih di dalam ruang ganti saat turun minum berhasil membakar semangat juang skuad Selecao untuk membalikkan keadaan.

”Kami tidak kehilangan kesabaran, meski menderita itu hal normal dalam sepak bola modern,” ujar Ancelotti seusai pertandingan.

Ia menegaskan bahwa kekuatan mental anak asuhnya adalah kunci utama untuk terus menekan pertahanan rapat Jepang yang bermain sangat disiplin sepanjang laga.

Baca Juga: Piala Dunia 2026: Gabriel Martinelli Jadi Pahlawan, Brasil Lolos Dramatis Usai Tekuk Jepang

Akibat cedera yang dialami Lucas Paqueta, Ancelotti melakukan perjudian taktik di babak kedua dengan memasukkan penyerang muda Endrick. Gelandang Bruno Guimaraes mengakui taktik Don Carlo yang menginstruksikan untuk memasukkan lebih banyak pemain di kotak penalti sangat efektif membongkar formasi defensif berlapis 5-4-1 milik Jepang.

Ketenangan luar biasa Ancelotti di panggung Piala Dunia 2026 juga terlihat dari keputusannya mempertahankan Casemiro yang sudah terkena kartu kuning sejak menit ke-14. Kepercayaan penuh sang pelatih dibayar tuntas gelandang berpengalaman tersebut lewat gol penyama kedudukan melalui sundulan maut pada menit ke-56.

Penyerang Brasil, Matheus Cunha, menilai timnya bermain dengan rasa urgensi yang tinggi namun tetap sabar di babak kedua pertandingan Piala Dunia 2026 ini. Hasil dramatis ini sekaligus mencatatkan sejarah sebagai kemenangan comeback pertama Brasil di fase gugur Piala Dunia sejak mereka mengalahkan Inggris pada edisi 2002 silam.

Baca Juga: Piala Dunia 2026: Sensasi Paraguay Singkirkan Jerman Lewat Drama Adu Penalti Horor

Kontras menarik terjadi saat Gabriel Martinelli mencetak gol kemenangan dramatis di masa injury time laga Piala Dunia 2026 ini. Ketika seluruh bangku cadangan Selecao melompat kegirangan merayakan gol, Carlo Ancelotti justru tertangkap kamera tetap berdiri tegak dengan muka tenang, sebuah gambaran pelatih genius yang tahu cara memenangkan laga krusial.

Pahlawan kemenangan Brasil, Gabriel Martinelli, bahkan menyebut sosok Ancelotti sebagai pria yang luar biasa karena mampu mentransfer aura rileks kepada tim di saat kritis dalam turnamen sebesar Piala Dunia 2026. Ketenangan inilah yang membuat para pemain tidak panik dan percaya bahwa gol kemenangan pasti akan datang sebelum peluit panjang berbunyi.

Editor : Pujo Nugroho
#Berita Piala Dunia 2026 #brasil #carlo ancelotti #piala dunia 2026 #jepang