LombokPost-- Legenda sepak bola Inggris, David Beckham, melontarkan pujian setinggi langit kepada timnas Cape Verde setelah perjuangan heroik mereka berakhir di tangan Argentina pada babak gugur 2026 FIFA World Cup.
Meski harus angkat koper usai dipaksa menyerah setelah membawa Argentina hingga babak tambahan waktu, Beckham menilai Cape Verde meninggalkan warisan yang jauh lebih besar daripada sekadar hasil pertandingan.
"Inilah sisi paling kejam dari sepak bola. Cape Verde memang tersingkir, tetapi mereka meninggalkan turnamen ini dengan sesuatu yang jauh lebih penting daripada skor akhir. Mereka pulang dengan rasa hormat dari seluruh dunia sepak bola," ujar Beckham.
Menurut mantan kapten Inggris itu, tidak ada yang menyangka Cape Verde mampu memberikan perlawanan sedemikian sengit kepada sang juara bertahan. Mereka memaksa Argentina bekerja keras hingga menit-menit akhir sebelum akhirnya memastikan tiket ke babak berikutnya.
Baca Juga: Messi Sampai Takjub! Kiper 40 Tahun Ini Bikin Frustrasi La Pulga di Piala Dunia 2026
Beckham secara khusus memberikan penghormatan kepada penjaga gawang veteran Vozinha.
Penampilan gemilang kiper berusia 40 tahun itu dinilai menjadi alasan utama Cape Verde mampu bertahan menghadapi gempuran para pemain Argentina.
Selain Vozinha, Beckham juga menyoroti Deroy Duarte dan Sydney Lopes, dua pemain yang berhasil mencetak gol ke gawang Argentina.
Menurutnya, keduanya akan selalu dikenang dalam sejarah sepak bola Cape Verde karena berani bermimpi dan membuktikan bahwa tim mereka mampu bersaing dengan salah satu kekuatan terbesar dunia.
"Mereka percaya ketika banyak orang meragukan mereka. Mereka memberi jutaan rakyat Cape Verde malam yang tidak akan pernah terlupakan."
Beckham mengakui sebagian besar orang mungkin hanya akan mengingat Argentina sebagai tim yang lolos.
Namun, bagi pecinta sepak bola sejati, pertandingan tersebut akan dikenang sebagai salah satu momen ketika Cape Verde nyaris menciptakan kejutan terbesar dalam sejarah Piala Dunia.
Ia menilai seluruh pemain Cape Verde tampil penuh kebanggaan, keberanian, dan keyakinan.
Mereka tidak pernah bermain bertahan karena takut, tidak pernah berhenti berlari, dan tidak pernah menerima anggapan bahwa mereka memang ditakdirkan untuk kalah.
Beckham menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa meski Argentina melanjutkan perjalanan di Piala Dunia, Cape Verde meninggalkan turnamen sebagai pahlawan yang telah menginspirasi generasi baru pesepak bola.
Perjuangan Vozinha dan rekan-rekannya membuktikan bahwa semangat, keberanian, dan kerja keras mampu membuat dunia menaruh hormat, bahkan ketika hasil akhir tidak berpihak kepada mereka.
Editor : Kimda Farida