LombokPost - Laga ke-103 dalam gelaran Piala Dunia 2026 akan menyajikan duel klasik benua biru yang sangat sarat gengsi. Dua tim raksasa yang terluka, Prancis dan Inggris, harus saling sikut dalam laga perebutan juara 3 demi membawa pulang medali perunggu sebagai obat pelipur lara setelah keduanya kandas di babak semifinal.
Pertandingan panas Prancis vs Inggris ini tidak hanya sekadar memperebutkan posisi ketiga di podium Piala Dunia 2026. Laga ini juga menjadi panggung terakhir yang sangat krusial bagi megabintang Les Bleus, Kylian Mbappe, untuk menambah pundi-pundi golnya.
Mbappe yang kini mengoleksi 8 gol bertekad melampaui catatan Lionel Messi demi menyabet penghargaan sepatu emas. Namun langkahnya tidak akan mudah karena duet andalan The Three Lions, Harry Kane dan Jude Bellingham, yang masing-masing mengemas 6 gol, juga mengincar trofi individu bergengsi tersebut.
Sebelum terlempar ke fase perebutan juara 3, Prancis sebenarnya tampil sangat meyakinkan sejak awal turnamen. Pasukan Didier Deschamps tampil trengginas di fase grup dengan menggasak Senegal 3-1, mencukur Irak 3-0, dan membantai Norwegia 4-1 untuk keluar sebagai juara Grup I. Ketajaman Kylian Mbappe cs menjadi momok menakutkan bagi setiap lini pertahanan lawan.
Ketangguhan Prancis berlanjut di fase gugur. Mereka sukses mengandaskan Swedia dengan skor telak 3-0 sebelum melewati adangan alot dari Paraguay dan Maroko untuk menyegel tiket ke babak semifinal. Sayangnya, impian Les Bleus untuk mencetak hattrick lolos ke final beruntun harus sirna di Dallas. Prancis dipaksa menyerah 0-2 dari Spanyol yang tampil lebih taktis, memaksa mereka harus puas berlaga di babak hiburan.
Laga perebutan perunggu ini akan menjadi penampilan keempat Prancis sepanjang sejarah turnamen. Catatan historis memperlihatkan Prancis memiliki rekor yang cukup apik saat melakoni laga perebutan juara 3 Piala Dunia, di mana mereka sukses keluar sebagai pemenang pada edisi 1958 melawan Jerman Barat dan edisi 1986 kontra Belgia, sementara satu-satunya kegagalan terjadi pada tahun 1982 saat ditundukkan Polandia.
Di kubu seberang, Inggris menempuh jalan yang jauh lebih dramatis dan penuh rintangan. Tim ini mengawali kiprahnya dengan kemenangan meyakinkan 4-2 atas Kroasia, sebelum ditahan imbang tanpa gol oleh Ghana. Harry Kane dkk akhirnya memastikan diri memimpin Grup L setelah menaklukkan Panama di laga pamungkas grup.
fase gugur menyajikan ujian mental yang sangat berat bagi The Three Lions. Di babak 32 besar Piala Dunia 2026, Inggris sempat dibuat jantungan oleh Kongo DR sebelum dua gol penyelamat dari Harry Kane di babak kedua membawa mereka lolos.
Drama berlanjut saat mereka menang tipis 3-2 atas tuan rumah Meksiko di babak 16 besar, disusul kemenangan comeback dramatis lewat babak perpanjangan waktu melawan Norwegia di perempat final. Sayangnya, langkah heroik mereka dihentikan Argentina, lewat drama comeback yang menyakitkan di semifinal.
Bagi Inggris, ini merupakan kali ketiga mereka harus bertanding di fase perebutan juara 3. Dalam dua kesempatan sebelumnya, skuad Tiga Ariel selalu menelan pil pahit setelah dikalahkan Italia pada edisi 1990 dan ditaklukkan Belgia pada Piala Dunia 2018 lalu.
Secara keseluruhan, laga Prancis vs Inggris telah tersaji sebanyak 32 kali di berbagai ajang, di mana tiga pertemuan di antaranya terjadi di panggung Piala Dunia. Inggris memiliki catatan superior di masa lalu dengan memenangi duel fase grup edisi 1966 dengan skor 2-0 lewat brace Roger Hunt, serta menang 3-1 di fase grup edisi 1982 berkat dua gol Bryan Robson dan satu gol Paul Mariner.
Namun, memori pertemuan terakhir di Qatar dua tahun lalu justru berpihak pada Prancis. Kala itu, Les Bleus sukses menyingkirkan Inggris di babak perempat final dengan skor tipis 2-1 lewat gol Aurelien Tchouameni dan Olivier Giroud, sementara satu-satunya gol balasan Inggris dicetak oleh Harry Kane melalui titik putih sebelum ia gagal mengeksekusi penalti kedua. Pertandingan perebutan juara 3 Piala Dunia kali ini dipastikan akan menjadi ajang balas dendam yang sangat menarik untuk disaksikan dalam rangkaian penutup Piala Dunia 2026.
Editor : Pujo NugrohoSumber : fifa.com