LombokPost- Penyerang andalan Timnas Norwegia, Alexander Sorloth, akhirnya berani memecah kesunyian dan angkat bicara untuk merespons gelombang kritik tajam yang mengarah kepada dirinya. Sorloth secara terbuka menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada rekan duetnya di lini depan, Erling Haaland, serta seluruh pencinta sepak bola Norwegia atas keputusan kontroversial yang ia ambil di atas lapangan hijau.
Langkah ksatria ini diambil sang striker setelah momen krusial dirinya dalam situasi menyerang mendadak viral dan menjadi bahan perdebatan panas di berbagai platform media sosial sepanjang gelaran Piala Dunia 2026. Sorloth mengaku sangat menyesal karena terlambat mengambil keputusan krusial untuk membagi bola kepada Erling Haaland yang sebenarnya berdiri dalam posisi yang jauh lebih menguntungkan untuk mencetak gol.
Pemain berusia 30 tahun tersebut dengan jantan mengakui bahwa dirinya telah melakukan kesalahan fatal yang sangat merugikan tim dalam laga krusial tersebut. Ia mengungkapkan penyesalan terdalamnya karena egoisme sesaat di area pertahanan lawan telah mengecewakan perjuangan keras rekan-rekan setimnya serta jutaan suporter Timnas Norwegia yang menaruh harapan besar di pundak mereka.
Saat dicecar pertanyaan mengenai alasan di balik keputusannya yang memilih terus menggiring bola sendiri, Alexander Sorloth berkilah bahwa atmosfer pertandingan yang sangat cepat membuat pandangannya sempat terdistraksi. Ia mengaku sama sekali tidak melihat pergerakan bebas Erling Haaland ketika pertama kali menguasai bola, dan baru menyadarinya ketika momentum emas tersebut sudah terlewat begitu saja.
Insiden kegagalan memanfaatkan peluang emas dalam situasi serangan balik cepat dua lawan satu tersebut kini terus memicu reaksi beragam dari publik sepak bola dunia. Sebagian kalangan mengecam keras aksi egois sang penyerang yang dinilai menjadi biang keladi kegagalan tim, sementara sebagian lainnya mencoba memahami tingkat tekanan psikologis yang sangat tinggi di panggung sekelas Piala Dunia 2026.
Kini, nasi telah menjadi bubur, namun keberanian Alexander Sorloth dalam mengakui kesalahan di depan publik setidaknya menjadi sinyal positif untuk meredam ketegangan di ruang ganti Timnas Norwegia. Rekonsiliasi cepat antara dirinya dan Erling Haaland diharapkan mampu memulihkan keharmonisan tim demi menatap lembaran baru kompetisi internasional ke depan.
Editor : Kimda FaridaSumber : Norges Fotballforbund