Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Tuntut Pelaku Pembacokan Ditangkap, Warga Blokade Jalan Depan Kantor Bupati Bima

Galih Mega Putra S • Jumat, 24 November 2023 | 14:50 WIB
BLOKADE JALAN: Sekelompok pemuda Desa Dadibou, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima memblokade jalan depan kantor Bupati Bima, kemarin.(FIRMAN/LOMBOK POST)
BLOKADE JALAN: Sekelompok pemuda Desa Dadibou, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima memblokade jalan depan kantor Bupati Bima, kemarin.(FIRMAN/LOMBOK POST)

LombokPost-Sekelompok warga Desa Dadibou, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima memblokade jalan negara di depan Kantor Bupati Bima, Kamis (23/1). Mereka menuntut pelaku pembacokan terhadap korban Mulyadin segera ditangkap.

Warga mulai menutup jalan sekitar pukul 09.45 Wita menggunakan tumpukan kayu dan batu. Sejumlah kendaraan roda dua maupun roda empat tidak diperkenankan melewati jalan tersebut. Mereka meminta para pengendara untuk balik haluan. 

Kasus pembacokan terhadap Mulyadin terjadi di sekitar Ponpes Al Maliki Desa Talabiu, Kecamatan Woha sekitar pukul 04.00 Wita, Selasa (29/11). Saat itu, korban yang berasal dari Desa Dadibou dibonceng Amirudin menggunakan sepeda motor.

Mereka datang arah Kota Bima dan hendak pulang. Di tengah jalan, Mulyadin tiba-tiba dibacok orang tidak dikenal menggunakan sebilah parang. Akibatnya, dia mengalami luka bacok di bagian muka sekitar areal kuping dan bagian punggung.

"Saat ini kondisinya kritis di RSUD Bima. Inilah yang menyebabkan kami blokir jalan. Kami tuntut pelaku ditangkap," kata salah satu warga yang ikut blokade jalan.

Plh Kapolsek Woha AKP Edy enggan memberikan penjelasan kaitan aksi warga tersebut. "Saya cuma PLH," katanya di lokasi blokade jalan. (man/r8)

Editor : Kimda Farida
#Bima #blokade jalan #Bupati Bima