Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pelajar SMAN 1 Woha Ditusuk Pakai Anak Panah

Redaksi • Selasa, 14 April 2026 | 14:35 WIB
KORBAN PENUSUKAN: Korban MA, siswa SMAN 1 Woha saat dirawat di Puskesmas Woha, Senin (13/4). (Dok Polsek Woha)
KORBAN PENUSUKAN: Korban MA, siswa SMAN 1 Woha saat dirawat di Puskesmas Woha, Senin (13/4). (Dok Polsek Woha)

LombokPost - Pelajar SMAN 1 Woha, Kabupaten Bima berinisial MA, 16 tahun, warga Desa Ngalo, Kecamatan Belo, menjadi korban penusukan, Senin (13/4).

Dia ditusuk teman sekolahnya M, 16 tahun, warga Desa Nisa, Kecamatan Woha, menggunakan anak panah.

Insiden berdarah ini terjadi sekitar pukul 09.00 Wita,bertempat di halaman SMAN 1 Woha.

Baca Juga: Kasus Dugaan Korupsi Dana BOS SMAN 1 Woha Bima Naik Penyidikan

Kapolsek Woha AKP Muhtar menuturkan, pelaku dan korban sebelumnya ada permasalahan awal.

Sebelum kejadian, korban memukul pelaku di pintu keluar Terminal Tente yang mengenai kepala bagian bawah sebelah kiri.

"Masalah awalnya pelaku dipukul oleh korban. Pelaku luka di bagian kepala," ujarnya.

Baca Juga: Kejari Bima Periksa 23 Saksi Kasus Dugaan Korupsi Dana BOS SMAN 1 Woha

Usai kejadian itu, pelaku MA datang ke sekolah untuk mengadukan perbuatan M ke guru Bimbingan Konseling (BK). Namun saat itu, dia melihat korban sedang berada di sekolah juga. 

Pelaku pun mendatangi korban M. Tetapi korban langsung lari begitu melihat pelaku datang.  

Kejar-kejaran pun terjadi di halaman sekolah. Pelaku lalu menusukan anak panah dari arah belakang yang mengenai punggung korban.

Baca Juga: Kejari Bima Periksa Bendahara dan Wakasek SMAN 1 Woha Terkait Kasus Dana BOS

"Waktu itu dilerai oleh para siswa dan guru beserta satpam yang ada di lokasi," ujarnya.

Selanjutnya, korban dibawa menuju Puskesmas Woha. Karena anak panah tersebut masih tertancap di punggungnya, korban dirujuk ke RSUD Bima. "Pelaku kami amankan di Polres Bima," ujar Muhtar.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta menginterogasi korban dan saksi. "Kalau pelaku sudah kami amankan di Polres Bima," ungkap dia.

Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku dan korban memiliki masalah sebelumnya. "Motifnya karena dendam," katanya. (gun/r5)

Editor : Redaksi
#Peacemaker Justice Award #Puskesmas #Bima #Woha #Anak Panah