Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan RTH Karijawa Dompu Berlanjut, Jaksa Periksa Pihak Terkait

Jelo Sangaji • Selasa, 28 April 2026 | 11:57 WIB
Pembangunan RTH Karijawa Dompu tahun 2024 diusut Kejari Dompu.
Pembangunan RTH Karijawa Dompu tahun 2024 diusut Kejari Dompu.

LombokPost-Proyek pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Karijawa, Kabupaten Dompu masih berlanjut. Kejari Dompu sedang mengumpulkan keterangan, bahkan sudah turun langsung ke lokasi proyek di bekas lahan SDN 2 Dompu.

Langkah ini dilakukan menyusul adanya dugaan kejanggalan sejak tahap awal pengerjaan. Mulai dari proses pembongkaran bangunan sekolah lama hingga pembangunan sejumlah fasilitas di kawasan tersebut.

Penyelidik mengarah pada bangunan menara Nggusu Waru yang digadang-gadang menjadi ikon Dompu. Selain itu, pekerjaan rabat beton dinilai tidak merata, hanya terlihat di bagian depan pinggir jalan, sementara area lainnya tampak kumuh.

Baca Juga: Pembangunan Lanjutan RTH Karijawa Mulai Dikerjakan, Proyek Lama Masih Diselidiki Kejari Dompu

Kasi Intelijen Kejari Dompu Danny Curia Novitawan menegaskan, penanganan laporan tersebut masih berproses. Saat ini, pihaknya tengah melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket). “Terakhir, masih permintaan keterangan pihak-pihak (terkait),” katanya dihubungi Lombok Post, kemarin.

Danny belum merinci siapa saja yang telah dimintai keterangan. Namun, dia memastikan proses pengusutan tetap berjalan. “Penanganan terus berjalan,” tegasnya.

Selain itu, proyek RTH Karijawa juga telah diaudit secara investigatif oleh Inspektorat Kabupaten Dompu. Turunnya tim kejaksaan ke lapangan menjadi bagian dari langkah awal untuk memastikan ada tidaknya unsur pidana korupsi dalam proyek tersebut.

Baca Juga: Kejari Dompu Telusuri Dugaan Korupsi Proyek RTH Karijawa Rp 2,5 Miliar

Diketahui, proyek pembangunan RTH Karijawa dikerjakan oleh CV Duta Cevate asal Lombok Barat dengan nilai anggaran mencapai Rp 2,5 miliar.

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga kembali mengalokasikan anggaran lanjutan untuk proyek tersebut pada tahun 2025. Nilainya mencapai Rp 2,3 miliar yang bersumber dari APBD. 

 

 

Editor : Jelo Sangaji
#Korupsi #RTH Karijawa #Kejari Dompu #Dompu