LombokPost-Bupati Dompu Bambang Firdaus dan Dandim 1614/Dompu Letkol Czi Dedi Tri Sulistyo mengikuti rapat koordinasi teknis (Rakornis) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 secara virtual bersama Markas Besar TNI.
Usai mengikuti rakornis, Bambang menegaskan, keberhasilan pelaksanaan TMMD hanya dapat dicapai melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, DPRD, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta seluruh elemen masyarakat.
"Keberhasilan program ini tidak akan tercapai tanpa kekompakan bersama. Tidak mungkin berhasil jika tidak dibangun dengan sinergi. Sekuat apa pun kemampuan TNI, semuanya akan maksimal jika kita bergerak serentak," kata Bupati, Jumat (3/7).
Baca Juga: Jaksa Kantongi Hasil Audit Dana Hibah PKK Dompu
Dia mengapresiasi kerja sama yang selama ini terjalin antara Pemkab Dompu dan Kodim 1614/Dompu. "Kolaborasi tersebut menjadi modal penting dalam menghadirkan program pembangunan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat," tegasnya.
Bupati juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), khususnya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) memperkuat koordinasi agar seluruh tahapan pelaksanaan TMMD berjalan sesuai jadwal. Selain itu, dia mengingatkan agar pembangunan fisik yang dilaksanakan melalui TMMD tetap mengutamakan kualitas sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
"Jalan, jembatan maupun sarana lainnya harus dibangun dengan mutu yang baik agar mampu mempercepat kemajuan desa, memperlancar akses ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini juga sejalan dengan arahan Presiden agar pembangunan dimulai dari desa," ujarnya.
Baca Juga: Buronan Kasus Pembacokan di Dompu Ditangkap saat Bersembunyi di Pulau Moyo
Lebih lanjut, bupati menilai TMMD juga harus menjadi sarana membangun kualitas sumber daya manusia melalui berbagai kegiatan nonfisik. Edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat, kepedulian terhadap lingkungan, serta penguatan nilai-nilai kebersamaan perlu menjadi bagian dari program TMMD.
"Membangun fisik relatif lebih mudah. Namun membangun manusia, mengubah pola pikir, kebiasaan hidup, dan kesadaran masyarakat jauh lebih sulit. TMMD harus menjadi sarana membangun hati dan pikiran masyarakat, bukan sekadar membangun infrastruktur," katanya.
Bupati juga mengusulkan agar pelaksanaan TMMD dipadukan dengan program unggulan Pemkab Dompu, yakni Dompu Melayani. "sehingga masyarakat dapat memperoleh berbagai layanan pemerintah secara terpadu," jelasnya.
Layanan tersebut mencakup pelayanan kesehatan, administrasi kependudukan, sektor pertanian, ketahanan pangan, hingga layanan publik lainnya selama pelaksanaan TMMD.
"Kita kombinasikan dengan program Dompu Melayani. Saat pemerintah turun bersama TNI selama pelaksanaan TMMD, masyarakat akan benar-benar merasakan kehadiran negara secara langsung. Kita datang melihat, mendengar, dan merasakan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat," ujarnya.
Bupati berharap Bappeda segera menyusun skema kolaborasi agar integrasi program tersebut dapat direalisasikan pada pelaksanaan TMMD Ke-129. "Tanggung jawab ini bukan hanya milik TNI, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama," katanya.
Baca Juga: Pria di Dompu Nekat Curi Kambing Milik Polisi, Begini Nasibnya Sekarang
Dandim 1614/Dompu Letkol Czi Dedi Tri Sulistyo mengatakan, pihaknya siap terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Dompu guna menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan TMMD.
Pelaksanaan TMMD direncanakan menyasar Desa Nusa Jaya, Desa Kampasi Meci, dan Desa Banggo melalui berbagai kegiatan fisik dan nonfisik. "TMMD ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperluas aksesibilitas wilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi pedesaan," katanya.
Editor : Jelo Sangaji