Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

RS Indonesia di Gaza Kritis, MER-C Minta Presiden Jokowi Sampaikan Ini ke Joe Biden

Kimda Farida • Minggu, 12 November 2023 | 20:11 WIB
MINTA BANTUAN: Surat terbuka yang ditulis Ketua Presidium MER-C Dr Sarbini Abdul Murasi kepada Presiden Joko Widodo. (Tangkapan layar Twitter)
MINTA BANTUAN: Surat terbuka yang ditulis Ketua Presidium MER-C Dr Sarbini Abdul Murasi kepada Presiden Joko Widodo. (Tangkapan layar Twitter)

LombokPost—Kondisi RS Indonesia di Gaza, Palestina saat ini kritis karena juga menjadi sasaran penyerangan pasukan Israel.

Ketua Presidium MER-C Dr Sarbini Abdul Murasi menulis surat terbuka ke Presiden Jokowi, Sabtu (11/11) meminta bantuan untuk keamanan dan keselamatan RS tersebut. Surat ini juga diunggah di media sosial MER-C.

“Hari ini menandai hari ke-36 dunia menyaksikan agresi tanpa pandang bulu, pembunuhan, dan pembantaian massal terhadap warga sipil di Jalur Gaza, yang mayoritas adalah perempuan dan anak-anak,” tulis Dr Sarbini dalam suratnya yang dibuat di Jakarta.

Dia melanjutkan, kawasan pemukiman, termasuk tempat ibadah seperti masjid dan gereja, sekolah, lokasi pengungsian, dan berbagai fasilitas umum lainnya, tak terkecuali seluruh rumah sakit di Jalur Gaza, menjadi korban kebrutalan militer Israel.

Puluhan ribu orang telah kehilangan nyawa, dan puluhan ribu lainnya terluka, tidak dapat menerima perawatan yang layak. Kondisi ini dipicu karena menipisnya obat-obatan, pemadaman listrik di rumah sakit karena kekurangan bahan bakar, dan serangkaian situasi menyedihkan lainnya.

Masyarakat Gaza sekarang hidup tanpa harapan, tanpa makanan, air, listrik, dan bahan bakar di tengah meningkatnya serangan udara dan darat oleh Israel, yang mengabaikan kemanusiaan dan hukum internasional.

RS Indonesia, aset nasional yang dibangun di Gaza bagian utara dengan dana rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke, yang dibangun oleh tangan saudara sebangsa, pun tak luput menjadi sasaran. Israel telah menyebarkan berbagai tuduhan dan pembingkaian palsu untuk melegitimasi serangan terhadap RS Indonesia.

Sekadar informasi Bapak Presiden, saat ini tiga orang relawan MER-C warga negara Indonesia masih berada di Jalur Gaza di RS Indonesia untuk mengantarkan bantuan titipan masyarakat Indonesia kepada masyarakat Palestina di Jalur Gaza.

Rumah Sakit Indonesia kini berusaha bertahan dan beroperasi di tengah kegelapan dan kekurangan obat-obatan karena itulah satu-satunya harapan bagi masyarakat Gaza Utara untuk mencari perlindungan dan mengakses perawatan medis. Akankah dunia dan bangsa Indonesia kita terus berdiam diri menghadapi hal tersebut?

“Oleh karena itu, sebagai wakil bangsa Indonesia, atas nama Bangsa Indonesia pemilik RS Indonesia di Jalur Gaza, kami berharap Bapak Presiden dengan segala kemampuannya dapat membawa perubahan dan menyelamatkan RS Indonesia di masa depan Jalur Gaza,” imbuhnya.

Dia juga berharap dalam pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden besok (13/11), Presiden Jokowi dapat menyampaikan hal tersebut. Memberikan tekanan kepada dunia khususnya Amerika Serikat untuk segera memulai gencatan senjata di Jalur Gaza dan menyelamatkan RS Indonesia dari serangan Israel. (ksj)

 

Editor : Kimda Farida
#joko widodo (jokowi) #isarel #Palestina #RS Indonesia di Gaza #mer-c