Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Untuk Diplomat Non Muslim, Arab Saudi Akan Buka Toko Minuman Beralkohol Di Riyadh

Alfian Yusni • Kamis, 25 Januari 2024 | 15:04 WIB
ilustrasi toko minuman alkohol. (foto : pxhere.com)
ilustrasi toko minuman alkohol. (foto : pxhere.com)

LombokPost-Di Riyadh Arab Saudi, diplomat non-muslim sebentar lagi sudah bisa belanja dan mengkonsumsi minuman beralkohol.

Toko minuman alkohol itu saat ini sedang dipersiapkan oleh pemerintahan yang dipimpin Putra Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman.

Toko baru tersebut terletak di Kawasan Diplomatik Riyadh, sebuah lingkungan tempat tinggal kedutaan dan diplomat, dan akan dibatas secara ketat untuk non-Muslim.

Melalui upaya negara tersebut, diharap dapat membuka negara Muslim ultra-konservatif dalam hal pariwisata dan bisnis, mengingat meminum beralkohol dilarang dalam Islam. 

Hal tersebut juga bagian dari rencana yang lebih luas yang dikenal sebagai Visi 2030 untuk membangun perekonomian di luar minyak. 

Dengan visi tersebut, Saudi ingin membuat Saudi menjadi negara yang lebih ramah terhadap investasi asing dan menjadikan pariwisata sebagai salah satu keran pemasukan.

Arab Saudi memiliki undang-undang yang ketat yang melarang meminum alkohol yang dapat dihukum dengan ratusan cambukan, deportasi, denda, atau penjara. 

Sebagai bagian dari reformasi, hukuman cambuk telah banyak digantikan dengan hukuman penjara. 

Pemerintah pada Rabu (24/1) mengonfirmasi laporan di media bahwa mereka memberlakukan pembatasan baru terhadap impor alkohol dalam pengiriman diplomatik.

Selama ini, di Saudi, alkohol secara terbatas hanya tersedia melalui surat diplomatik atau di pasar gelap.***


Editor : Alfian Yusni
#Arab Saudi #muhammad bin salman #minuman beralkohol #diplomat