LombokPost-Makam Nabi Muhammad SAW di dalam Masjid Nabawi, Madinah, dikenal sebagai salah satu situs paling suci bagi umat Islam dan dijaga dengan pengamanan yang sangat ketat.
Baru-baru ini akun X bernama @erlanishere menerangkan informasi tentang super ketatnya penjagaan makam manusia paling mulia di dunia ini, yang mungkin belum banyak diketahui publik. Berikut ulasannya.
Nabi Muhammad SAW wafat di rumah Siti Aisyah dan dimakamkan persis di bawah tempat tidur saat beliau meninggal.
Makam Nabi Muhammad SAW terletak di dalam Raudhah, area yang berada di antara mimbar dan rumah Nabi. Tempat ini dianggap salah satu bagian surga di bumi oleh umat Islam.
Di saat Khalifah Abu Bakar meninggal, ia berwasiat dan meminta izin agar dimakamkan di samping Nabi, begitu juga dengan Umar Bin Khatab.
Sehingga terdapat tiga makan dan menyisakan satu tempat lagi yang konon diperuntukkan untuk Nabi Isya' saat wafat di akhir zaman nanti.
Lapisan dan Segel Pengamanan
1. Tembok dan Kubah Berlapis
Makam Nabi dikelilingi oleh tembok yang kokoh, dan di atasnya terdapat kubah hijau ikonik (Qubbat al-Khadra). Tembok ini berfungsi sebagai pelindung untuk menghalangi akses langsung ke makam.
2. Lima Lapisan Perlindungan
Menurut beberapa sumber, makam ini memiliki lima lapisan perlindungan:
Lapisan pertama adalah dinding utama rumah Nabi.Lapisan kedua adalah tembok yang ditambahkan pada masa Khalifah Umar bin Abdul Aziz.
Lapisan berikutnya berupa pagar besi yang melingkupi area makam.Lapisan terluar adalah tirai hijau yang mengelilingi makam dari pandangan umum.
Terakhir, makam ini dijaga oleh kamera dan teknologi canggih.
3. Segel Bersejarah
Pada zaman Kesultanan Utsmaniyah, pintu atau jalan menuju makam pernah disegel untuk mencegah kemungkinan pembongkaran atau akses ilegal.
Ada laporan bahwa makam ini juga dilindungi oleh plak timah dan tembaga untuk memperkuat segel.Sehingga orang yang akan menggali dari bawah tanah tidak akan bisa mencapi tempat ini.
Parit timah ini dibangun tahun 1179 oleh Sultan Nuruddin Zangi. Di masa itu, ancaman tentara salib terhadap kota suci Madinah semakin nyata karena mereka berniat untuk mencuri jasad Nabi.
Selain itu, tembok yang mengelilingi makam ini ada empat lapis. Tiga lapis di dalam dan satu di luar yang memisahkannya dengan bagian masjid.
Pengamanan Modern
Pengamanan di Masjid Nabawi sangat ketat. Selain petugas keamanan, ada pengawasan 24 jam melalui CCTV dan personel khusus.
Tidak semua area di sekitar makam bisa dimasuki, dan ziarah dilakukan dari balik pagar, sehingga tidak ada akses langsung ke makam.
Alasan Perlindungan Ketat
Mencegah Penyalahgunaan: Untuk menjaga kesucian makam dan mencegah tindakan yang dapat dianggap melanggar syariat Islam.
Melindungi Warisan Islam: Makam Nabi adalah bagian dari sejarah Islam yang sangat dihormati.
Keamanan Jamaah: Pengamanan ini juga bertujuan untuk mengatur kerumunan jamaah agar tetap tertib, mengingat jutaan orang mengunjungi Masjid Nabawi setiap tahun.
@erlanishere menambahkan, zaman sekarang tidak ada orang yang tahu bagaimana bentuk persisnya bentuk inner chamber dari makam Nabi.
Sebab ruang makam itu disegel sejak tahun1477, setelah terjadi kebakaran besar di masjid sehingga mengakibatkan ruang makam dibongkar dan direnovasi.
Letak makam Nabi Muhammad SAW persis di bawah kubah hijau Masjid Nabawi. Kubah ini dibangun tahun 1279.
Adapun warna awal kubah itu adalah abu-abu, kemudian pada tahun 1837 dicat wana hijau. (***)
Editor : Alfian Yusni