LombokPost – Ancaman perang nuklir kembali menjadi perhatian dunia seiring meningkatnya ketegangan antar negara pemilik senjata pemusnah massal. Di tengah kecemasan global ini, Cendekiawan Muslim yang juga Insinyur Nuklir UGM Agus Mustofa mengajak masyarakat untuk melihat fakta-fakta secara rasional.
"Mari kita lihat terlebih dahulu seberapa besar, seberapa banyak hulu ledak nuklir yang dimiliki oleh negara-negara di dunia ini," kata Agus Mustofa dalam salah satu kajian terbukanya yang membahas isu nuklir dan kehancuran global.
Menurut Agus Mustofa, kekuatan nuklir saat ini disebarkan di tangan sejumlah negara besar, baik yang tercatat secara resmi maupun yang tidak diakui secara terbuka.
Baca Juga: Siapa Duluan Pencet Tombol Nuklir? Dunia di Ambang Perang Dunia Ketiga
“Itu akan menjadi potensi sebesar apa untuk menghancurkan peradaban, atau bahkan mungkin wilayah-wilayah di muka bumi ini,” ungkapnya.
Berikut rinciannya:
1. Rusia
Rusia memiliki kurang lebih 5.800 hulu ledak nuklir yang ini tercatat secara resmi dan aktif. Negara ini menempati posisi teratas sebagai pemilik hulu ledak nuklir terbanyak di dunia.
2. Amerika Serikat
Amerika Serikat memiliki 5.200 hulu ledak yang tercatat secara resmi dan aktif. Kekuatan AS menjadi penyeimbang dominasi Rusia dalam konstelasi global.
3. Prancis
Prancis memiliki 290 hulu ledak nuklir yang tercatat secara resmi. Meski jumlahnya lebih sedikit, Prancis tetap menjadi aktor penting dalam sistem pertahanan nuklir NATO.
Baca Juga: Ancaman Kiamat Nuklir! Perang Timur Tengah Jadi Pemicunya
4. Inggris
Inggris memiliki 225 hulu ledak nuklir. Senjata ini menjadi bagian dari kekuatan strategi militer kerajaan.
5. Cina
Sekarang ini diperkirakan sudah memiliki 500-600 hulu ledak nuklir yang tercatat secara resmi. Namun jumlahnya akan terus bertambah karena China sangat aktif mengembangkan persenjataannya, termasuk nuklir.
6. India
India tercatat memiliki kurang lebih 160 hulu ledak nuklir dan dia tidak terikat dalam perjanjian untuk tidak mengembangkan persenjataan nuklir untuk perang.
7. Pakistan
Pakistan juga memiliki hulu ledak nuklir yang tidak kalah dengan India, kurang lebih 170 hulu ledak nuklir. "Dia juga tidak terikat dalam perjanjian NTT atau nonproliferasi," terang Agus Mustofa.
Baca Juga: Sejak Israel Berdiri, Dunia Tak Pernah Damai: Ancaman Nuklir Makin Dekat!
8. Israel
Secara tidak resmi, ternyata negara Zionis ini juga sudah memiliki senjata nuklir, kurang lebih 80-90 hulu ledak nuklir dimiliki. Tetapi Israel tidak pernah mengakui memiliki hulu ledak nuklir. "Terus disembunyikan," kata Agus Mustofa.
9. Korea Utara
Korea Utara diperkirakan memiliki 20-50 hulu ledak nuklir yang tidak didaftarkan atau dicatat secara resmi dan sangat kontroversial.
Dengan jumlah senjata nuklir aktif yang bisa menghancurkan bumi berkali-kali lipat, Agus Mustofa mengingatkan pentingnya kesadaran global untuk menjaga keseimbangan dan perdamaian.
"Negara-negara yang memiliki hulu ledak nuklir yang tercatat secara resmi dan kemudian sebagiannya tidak resmi, ini menandakan potensi besar untuk menghancurkan peradaban manusia," ucapnya.
Meski belum ada yang benar-benar menekan tombol merah, dunia tidak boleh lengah. Ketegangan geopolitik yang tidak dikelola dengan bijak bisa menyulut bencana.
jumlah senjata nuklir 2025 | negara pemilik hulu ledak nuklir | perang nuklir berakhir | nuklir Rusia dan AS | Cina India nuklir | ancaman nuklir global