LombokPost - Gempa bumi berkekuatan 6,0 skala Richter mengguncang wilayah timur Afghanistan, Senin (1/9).
Dilansir dari Aljazeera, lebih dari 600 orang tewas.
Ratusan lainnya dilaporkan luka-luka.
Pusat gempa berada di provinsi Kunar, sekitar 27 kilometer timur laut Jalalabad, dengan kedalaman dangkal sekitar 10 kilometer.
Guncangan terasa kuat hingga ke provinsi Nangarhar dan wilayah sekitarnya.
Kementerian Informasi Afghanistan menyebutkan sedikitnya 610 orang meninggal di Kunar dan lebih dari 1.300 lainnya terluka.
Di Nangarhar, belasan orang juga dilaporkan tewas.
Jumlah korban diperkirakan masih akan bertambah karena banyak desa yang sulit dijangkau akibat medan pegunungan dan longsor.
Tim penyelamat dari pemerintah Taliban telah dikerahkan, termasuk helikopter untuk mengevakuasi korban dari daerah terpencil.
Badan-badan kemanusiaan internasional seperti misi PBB di Afghanistan dan Palang Merah setempat juga mulai menyalurkan bantuan darurat.
Afghanistan merupakan salah satu negara paling rawan gempa di dunia karena berada di pertemuan lempeng India dan Eurasia.
Dalam beberapa tahun terakhir, gempa besar berulang kali menimbulkan korban massal, termasuk pada 2022 dan 2023. (lyn/gas/JPG/r3)
Editor : Kimda Farida