Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Harapan Damai Rusia–Ukraina Pupus, Moskow Terus Lanjutkan Perang, AS Kirim Rudal ke Kyiv

Lombok Post Online • Jumat, 10 Oktober 2025 | 14:19 WIB
Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

LombokPost - Harapan damai di Ukraina kembali memudar.

Pemerintah Rusia menyebut momentum menuju kesepakatan damai yang sempat muncul kini telah hilang.

Setelah pertemuan Presiden Vladimir Putin dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Alaska beberapa waktu lalu.

“Sayangnya, kami harus mengakui bahwa momentum kuat yang dihasilkan dari Anchorage untuk mencapai kesepakatan. Sebagian besar telah hilang,” ujar Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov, Rabu (8/10) seperti dikutip dari AFP.

Dia menuding negara-negara Eropa ingin melanjutkan perang hingga berakhirnya Ukraina.

Putin dan Trump bertemu di pangkalan udara Anchorage, Alaska, Agustus lalu.

Pertemuan yang diharapkan membuka jalan bagi perdamaian itu berakhir tanpa kesepakatan apa pun.

Sejak itu, upaya diplomatik macet.

Moskow dan Kyiv justru saling melancarkan serangan mematikan, sementara pasukan Rusia terus maju di medan perang.

Trump disebut semakin frustrasi dengan keengganan Putin menerima kesepakatan. Trump sempat mencoba memposisikan diri sebagai mediator netral.

Namun, dia gagal memperoleh konsesi besar dari Kremlin. September lalu, Trump menulis di media sosial Truth Social bahwa Kyiv harus berusaha merebut kembali seluruh wilayah yang diduduki dengan bantuan Eropa dan NATO.

Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan bahwa Washington sedang mempertimbangkan pengiriman rudal jelajah jarak jauh Tomahawk ke Ukraina. Namun, peringatan keras datang dari Moskow.

Diharapkan buka jalan bagi perdamaian itu berakhir tanpa kesepakatan apa pun. Sejak itu, upaya diplomatik macet. Moskow dan Kyiv justru saling melancarkan serangan.
Diharapkan buka jalan bagi perdamaian itu berakhir tanpa kesepakatan apa pun. Sejak itu, upaya diplomatik macet. Moskow dan Kyiv justru saling melancarkan serangan.

Putin menyebut pengiriman rudal itu akan menjadi eskalasi ke tingkat yang lebih panas. (lyn/gas/JPG/r3)

Editor : Siti Aeny Maryam
#damai #ukraina #kesepakatan #rudal #Rusia