LombokPost - Akan terjadi perubahan besar dalam dunia kerja global. London School of Economics (LSE) dan perusahaan teknologi Jabra, menyampaikan hasil penelitian terbaru.
Mereka memprediksi, generasi alpha (mereka yang lahir sejak 2010) akan meninggalkan e-mail dan pesan tertulis lainnya saat memasuki dunia kerja pada 2030-an.
Sebagai gantinya, voice notes alias pesan suara singkat melalui perangkat digital akan menjadi metode komunikasi utama mereka.
Para peneliti menyatakan, pesan suara akan membuat keyboard nyaris tidak relevan lagi. Artinya, komunikasi profesional pada masa depan sangat mungkin berlangsung melalui ucapan, bukan tulisan.
Paul Sephton, kepala komunikasi merek global Jabra, menegaskan bahwa kecerdasan buatan (AI) akan memainkan peran kunci dalam transformasi itu. ’’Pekerja akan menggunakan pesan suara untuk memulai komunikasi, lalu AI akan mengubahnya menjadi teks,’’ ujar sebagaimana dikutip Fortune Senin (10/11).
Dia menambahkan, pesan suara akan menjadi cara utama untuk menyusun dokumen. Draf awal akan diucapkan, bukan diketik. ’’Mengetik hanya digunakan untuk penyempurnaan,’’ katanya. Menurut Sephton, berbicara tentu lebih cepat, alami, dan sesuai dengan cara manusia berpikir.
Baca Juga: Pemerintah Tegaskan 'Kekuatan Manusia' Di Balik Ai, Kejar Ekonomi 8 Persen
Tantangan
Perubahan itu juga membawa tantangan. Fabrice Cavarretta, profesor manajemen di ESSEC Business School, menyoroti, meski pesan suara bisa mempercepat pembuatan draf, efisiensi membaca teks tetap sulit tergantikan.
’’Membaca teks jauh lebih cepat daripada mendengarkan audio, terutama untuk mencari informasi spesifik. Memindai e-mail masih lebih unggul daripada memutar pesan suara,’’ tegasnya.
Bertrand Audrins, dosen di EHL Hospitality Business School, menyinggung risiko penurunan akuntabilitas. ’’Menelusuri audio untuk meninjau keputusan lama akan jauh lebih sulit daripada mencari e-mail atau dokumen,’’ tegasnya.
Meski ada tantangan, pergeseran itu menjanjikan manfaat besar. Sistem berbasis suara memungkinkan pekerja menangkap ide secara spontan. Termasuk meningkatkan produktivitas dan kreativitas.
Kelebihan Pesan Suara dalam Dunia Kerja
-Kecepatan dan Kemudahan dalam Menyampaikan Ide
Memungkinkan pekerja mengungkapkan ide secara langsung tanpa perlu mengetik. Lebih cepat, lebih alami, dan sesuai dengan cara manusia berpikir.
-Meningkatkan Kreativitas
Memungkinkan pekerja menangkap ide secara spontan tanpa hambatan teknis. Sangat berguna dalam lingkungan kerja kreatif.
-Inklusivitas
Mendukung pekerja dengan kebutuhan khusus seperti mereka yang memiliki keterbatasan fisik atau pekerja dengan mobilitas tinggi.
-Integrasi dengan AI
Dengan dukungan AI, pesan suara dapat ditranskripsikan secara otomatis menjadi teks yang terstruktur.
-Keselarasan
Generasi alpha yang terbiasa dengan teknologi suara seperti asisten virtual (Siri, Alexa) cenderung lebih nyaman dengan komunikasi berbasis suara. (din/dri/JPG/r3)
Editor : Marthadi