Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Gen Alpha Bakal Tinggalkan E-Mail, Beralih ke Voice Notes untuk Urusan Kerja

Lombok Post Online • Selasa, 11 November 2025 | 14:36 WIB

 

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

LombokPost - Akan terjadi perubahan besar dalam dunia kerja global. London School of Economics (LSE) dan perusahaan teknologi Jabra, menyampaikan hasil penelitian terbaru.

Mereka memprediksi, generasi alpha (mereka yang lahir sejak 2010) akan meninggalkan e-mail dan pesan tertulis lainnya saat memasuki dunia kerja pada 2030-an.

Sebagai gantinya, voice notes alias pesan suara singkat melalui perangkat digital akan menjadi metode komunikasi utama mereka.

Para peneliti menyatakan, pesan suara akan membuat keyboard nyaris tidak relevan lagi. Artinya, komunikasi profesional pada masa depan sangat mungkin berlangsung melalui ucapan, bukan tulisan.

Paul Sephton, kepala komunikasi merek global Jabra, menegaskan bahwa kecerdasan buatan (AI) akan memainkan peran kunci dalam transformasi itu. ’’Pekerja akan menggunakan pesan suara untuk memulai komunikasi, lalu AI akan mengubahnya menjadi teks,’’ ujar sebagaimana dikutip Fortune Senin (10/11).

Dia menambahkan, pesan suara akan menjadi cara utama untuk menyusun dokumen. Draf awal akan diucapkan, bukan diketik. ’’Mengetik hanya digunakan untuk penyempurnaan,’’ katanya. Menurut Sephton, berbicara tentu lebih cepat, alami, dan sesuai dengan cara manusia berpikir.

 Baca Juga: Pemerintah Tegaskan 'Kekuatan Manusia' Di Balik Ai, Kejar Ekonomi 8 Persen

Tantangan

Perubahan itu juga membawa tantangan. Fabrice Cavarretta, profesor manajemen di ESSEC Business School, menyoroti, meski pesan suara bisa mempercepat pembuatan draf, efisiensi membaca teks tetap sulit tergantikan.

’’Membaca teks jauh lebih cepat daripada mendengarkan audio, terutama untuk mencari informasi spesifik. Memindai e-mail masih lebih unggul daripada memutar pesan suara,’’ tegasnya.

Bertrand Audrins, dosen di EHL Hospitality Business School, menyinggung risiko penurunan akuntabilitas. ’’Menelusuri audio untuk meninjau keputusan lama akan jauh lebih sulit daripada mencari e-mail atau dokumen,’’ tegasnya.

Meski ada tantangan, pergeseran itu menjanjikan manfaat besar. Sistem berbasis suara memungkinkan pekerja menangkap ide secara spontan. Termasuk meningkatkan produktivitas  dan kreativitas.

AI Bukan Musuh, Tapi Mitra Kerja Baru untuk Inovasi dan Percepat Pekerjaan
AI Bukan Musuh, Tapi Mitra Kerja Baru untuk Inovasi dan Percepat Pekerjaan

Kelebihan Pesan Suara dalam Dunia Kerja

-Kecepatan dan Kemudahan dalam Menyampaikan Ide

Memungkinkan pekerja mengungkapkan ide secara langsung tanpa perlu mengetik. Lebih cepat, lebih alami, dan sesuai dengan cara manusia berpikir.

-Meningkatkan Kreativitas

Memungkinkan pekerja menangkap ide secara spontan tanpa hambatan teknis. Sangat berguna dalam lingkungan kerja kreatif.

-Inklusivitas

Mendukung pekerja dengan kebutuhan khusus seperti mereka yang memiliki keterbatasan fisik atau pekerja dengan mobilitas tinggi.

-Integrasi dengan AI

Dengan dukungan AI, pesan suara dapat ditranskripsikan secara otomatis menjadi teks yang terstruktur.

-Keselarasan

Generasi alpha yang terbiasa dengan teknologi suara seperti asisten virtual (Siri, Alexa) cenderung lebih nyaman dengan komunikasi berbasis suara. (din/dri/JPG/r3)

Editor : Marthadi
#dunia kerja #global #kecerdasan buatan #ai #komunikasi