LombokPost - Puluhan pemukim Israel berpakaian dan bermasker melancarkan serangan di dua desa Palestina di kawasan West Bank, yakni Beit Lid dan Deir Sharaf.
Dilansir dari The Guardian, dalam insiden Selasa (11/11) malam tersebut, dilaporkan empat warga Palestina terluka dan beberapa kendaraan serta pabrik milik komunitas Badui rusak atau dibakar.
Kendati kekerasan pemukim telah meningkat, pernyataan keras dari pihak pemerintah Israel terbilang jarang.
Namun kali ini, Presiden Isaac Herzog secara terbuka mengecam serangan rakyatnya terhadap penduduk Palestina.
"Insiden yang mengejutkan dan serius yang hanya dilakukan oleh segelintir orang. Pihak berwenang harus bertindak tegas untuk memberantas fenomena ini dan kami telah memperkuat para pejuang dan pasukan keamanan IDF," kata Isaac, Kamis (13/11).
Laporan dari United Nations Human Rights Office (OHCHR) menyebutkan bahwa dalam bulan Oktober saja terjadi sekitar 260 serangan pemukim.
Serangan itu menandai bulan paling mematikan sejak pencatatan dimulai pada 2006.
Para pemukim menyerang pabrik susu al-Juneidi, yang merupakan pemberi kerja penting di daerah itu, dan membakar empat truk yang tengah membawa produk.
Seorang penduduk Beit Lid mengungkapkan ketakutannya.
"Sesuatu bisa saja terjadi kapan saja. Ini tidak bisa terus berlanjut. Kita tidak bisa terus-menerus menjalani hidup dalam ketakutan dan bahaya," katanya. (lyn/gas/JPG/r3)
Editor : Kimda Farida