Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Trump Tawarkan Jet Siluman F-35 ke Arab Saudi, Israel Cemas Kehilangan Keunggulan Militer

Redaksi Lombok Post • Kamis, 20 November 2025 | 04:35 WIB

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump direncanakan mengunjungi Korea Selatan (Korsel) pada 31 Oktober–1 November mendatang. 
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump direncanakan mengunjungi Korea Selatan (Korsel) pada 31 Oktober–1 November mendatang. 
LombokPost -- Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menyatakan niatnya untuk menjual jet tempur siluman F-35 kepada Arab Saudi saat menerima kunjungan Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) di Gedung Putih, Selasa (18/11). Rencana ini, dilansir dari The Guardian, segera memicu kecemasan Israel, yang selama ini menjadi satu-satunya negara di Timur Tengah yang mengoperasikan pesawat paling canggih buatan AS tersebut.

Dalam pertemuan yang dikemas layaknya kunjungan kenegaraan, Trump menegaskan bahwa Riyadh akan mendapatkan F-35 dengan spesifikasi setara milik Israel.

“Ketika Anda melihat F-35 dan bertanya apakah sama, saya rasa akan sangat mirip,” ujar Trump. “Mereka sekutu besar. Israel sekutu besar. Saya tahu Israel menginginkan Anda mendapat kaliber lebih rendah, tetapi menurut saya keduanya harus mendapatkan yang terbaik.”

Pernyataan itu membuat pejabat keamanan Israel gusar karena berpotensi menggerus keunggulan militer kualitatif yang selama ini dijamin oleh AS. Selain Israel, komunitas intelijen AS juga menyatakan kekhawatiran atas kedekatan hubungan keamanan Saudi dengan Tiongkok, yang dikhawatirkan dapat membuka risiko kebocoran teknologi F-35.

Baca Juga: Usai Pidato Gebrak Meja, Prabowo Rupanya Dapat Sindiran Langsung Dari Donald Trump: Aduh Minta Ampun

Normalisasi Hubungan dan Nuklir Sipil

Di balik isu penjualan senjata, Washington berharap kesepakatan yang lebih besar dapat terjalin, yakni normalisasi hubungan Saudi–Israel sebagai bagian dari perluasan Abraham Accords. Imbalannya adalah komitmen konkret menuju solusi dua negara dan pembentukan Palestina sebagai negara berdaulat.

“Kami ingin menjadi bagian dari Perjanjian Abraham, tetapi kami juga ingin memastikan jalur jelas menuju solusi dua negara,” kata MBS. “Hari ini kami berdiskusi sehat bahwa itu akan kami upayakan secepat mungkin.”

Selain isu pertahanan, kedua pihak juga membicarakan investasi besar Saudi di industri kecerdasan buatan AS serta kerja sama pengembangan nuklir sipil untuk Arab Saudi. MBS bahkan menyebut nilai investasi yang sebelumnya sekitar USD 600 miliar berpotensi meningkat mendekati USD 1 triliun.

Editor : Redaksi Lombok Post
#pesawat f35 #Israel #mohammed bin salman #Donald Trump