LombokPost - Pernyataan tidak biasa muncul dalam pertemuan pejabat Amerika Serikat, ketika Menteri Dalam Negeri AS Doug Burgum menyebut Presiden Donald Trump dipandang sebagai “pembebas” oleh sebagian pihak di Venezuela.
Dalam pernyataannya, Burgum bahkan mengklaim bahwa Venezuela berpotensi membangun patung untuk Trump.
“Saya benar-benar berpikir mereka akan membuat patung Presiden Trump… dan ini bukan pernyataan politik,” ujarnya.
Ia kemudian membandingkan Trump dengan tokoh sejarah Amerika Latin.
“Mereka melihat Presiden Trump seperti Simón Bolívar. Dia adalah pembebas sebuah negara,” lanjutnya.
Burgum juga menggambarkan perubahan suasana di Venezuela, termasuk meningkatnya keterbukaan terhadap Amerika Serikat serta peluang ekonomi yang mulai terbuka.
Trump sendiri merespons pernyataan tersebut dengan nada santai.
“Itu akan menjadi suatu kehormatan besar,” kata Trump, disambut tawa dalam ruangan.
Pernyataan ini muncul di tengah dinamika hubungan Amerika Serikat dan Venezuela yang dalam beberapa tahun terakhir mengalami perubahan signifikan, terutama terkait kepentingan energi dan politik regional.
Namun klaim bahwa Venezuela akan membangun patung untuk Trump belum dikonfirmasi secara resmi oleh pemerintah Venezuela.
Simón Bolívar sendiri merupakan tokoh sejarah yang sangat dihormati di Amerika Latin sebagai pemimpin perjuangan kemerdekaan, sehingga perbandingan tersebut memiliki makna simbolik yang besar.