LombokPost - Korps Garda Revolusi Iran Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengeluarkan peringatan darurat yang ditujukan kepada warga sipil di kawasan Teluk dan Israel agar menjauhi lokasi-lokasi yang disebut sebagai target potensial serangan.
Peringatan ini mencakup wilayah Qatar, Bahrain, Saudi Arabia, United Arab Emirates, Kuwait, serta Israel.
“Lokasi-lokasi ini telah berubah menjadi target langsung dan sah, dan dapat diserang dalam beberapa jam ke depan,” demikian peringatan yang disampaikan IRGC.
Peringatan tersebut secara spesifik mengarah pada area di sekitar fasilitas yang terkait dengan kepentingan militer Amerika Serikat dan Israel, termasuk pangkalan militer dan infrastruktur strategis.
Laporan media internasional menyebut IRGC memang telah meminta warga sipil di kawasan untuk menjauhi lokasi yang berdekatan dengan pasukan Amerika.
“IRGC memperingatkan warga sipil untuk menjauh dari area di sekitar pasukan AS di kawasan Teluk,” demikian laporan terkait peringatan tersebut seperti dikutip dari
euronews + 1.
Langkah ini dinilai sebagai bagian dari peningkatan tekanan Iran di tengah konflik yang terus meluas sejak serangan awal pada akhir Februari.
Dalam beberapa pekan terakhir, Iran juga telah melancarkan serangan ke sejumlah pangkalan militer Amerika di kawasan Teluk sebagai bagian dari aksi balasan.
“Semua pangkalan militer AS di kawasan dianggap sebagai target,” demikian pernyataan yang sebelumnya disampaikan media yang berafiliasi dengan IRGC.