LombokPost--Video kedatangan aktivis misi kemanusiaan untuk Gaza mendadak viral di media sosial dan memicu gelombang reaksi internasional.
Sejumlah aktivis dari misi Global Sumud Flotilla dilaporkan tiba di Turki dalam kondisi memprihatinkan usai ditahan aparat Israel.
Dalam video yang beredar luas, beberapa aktivis terlihat mengalami luka dan kelelahan berat setelah dibebaskan dari tahanan.
Kondisi mereka langsung memicu perhatian publik dunia dan menimbulkan pertanyaan besar terkait perlakuan terhadap misi kemanusiaan non-kekerasan.
Misi tersebut sebelumnya berlayar sebagai bentuk solidaritas dan bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza Strip yang masih berada di tengah krisis konflik berkepanjangan.
Baca Juga: Dianiaya Dulu Baru Dibebaskan, 428 Aktivis dari 44 Negara Diculik Israel
Banyak pengguna media sosial mengecam dugaan penggunaan kekerasan terhadap para aktivis sipil tersebut. Tagar terkait Gaza dan misi kemanusiaan pun ramai digunakan di berbagai platform setelah video kedatangan mereka tersebar.
Sejumlah pengamat menilai insiden ini dapat memperbesar sorotan internasional terhadap keamanan relawan dan aktivis kemanusiaan yang terlibat dalam misi bantuan ke wilayah konflik.
Hingga kini, video kondisi para aktivis masih terus menjadi perbincangan hangat dan memicu debat global mengenai perlindungan misi kemanusiaan di kawasan konflik Timur Tengah.
Editor : Kimda Farida