Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Billboard Kontroversial di Teheran: Ancaman Terbuka Terhadap Donald Trump

Nurul Hidayati • Jumat, 17 Juli 2026 | 12:07 WIB
Gambar Donald Trump berbaring dalam peti mati, menjadi simbol perlawanan bangsa Iran terhadap agresi Barat di negaranya. (Facebook).
Gambar Donald Trump berbaring dalam peti mati, menjadi simbol perlawanan bangsa Iran terhadap agresi Barat di negaranya. (Facebook).

LombokPost – Sebuah papan reklame atau billboard raksasa di Lapangan Enghelab, pusat Kota Teheran, Iran, memicu perhatian dunia internasional.

Billboard tersebut menampilkan ilustrasi Presiden Amerika Serikat.

Donald Trump, terbujur kaku di dalam peti mati dengan pesan provokatif bertuliskan "We Will Kill Trump" (Kami Akan Membunuh Trump) dalam bahasa Inggris dan Persia.

Baca Juga: Proyek Resor Mewah Menantu Donald Trump di Albania Memicu Protes Massal

Eskalasi Perang Narasi

Kemunculan instalasi ini menjadi penanda eskalasi ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat yang kian memanas sejak konflik bersenjata pecah pada akhir Februari 2026. Pesan tersebut dinilai sebagai bentuk ancaman paling eksplisit yang pernah ditampilkan di ruang publik Iran sejauh ini.

Selain visual Trump di dalam peti mati, billboard tersebut juga memuat pesan peringatan untuk mengenang anak-anak di Kota Minab yang dilaporkan menjadi korban dalam konflik. Lokasinya pun sangat simbolis, berdekatan dengan patung kepalan tangan Ayatollah Ali Khamenei yang merupakan simbol perlawanan Iran.

Baca Juga: BREAKING NEWS: Detik-Detik Mencekam! Donald Trump Unggah Momen Penangkapan Penembak di Lokasi Kejadian

Strategi Komunikasi Visual

Pemerintah Iran dikenal sering memanfaatkan ruang publik untuk menyampaikan pesan politik dan propaganda ideologi. Namun, sejak konflik Februari lalu, intensitas pemasangan billboard bernada anti-Barat di titik-titik strategis Teheran semakin meningkat.

Sebelumnya, Iran juga sempat memasang berbagai kampanye visual serupa.

Baca Juga: Ketika Perang Menjadi Konten: Sinyal Matinya Nurani di Era Donald Trump dan Gen Z

Ilustrasi mulut Donald Trump yang dijahit dengan latar Selat Hormuz.

Gambar kekuatan militer Iran yang digambarkan mampu menangkap pesawat tempur dan drone Amerika Serikat.

Daftar Target Pembalasan

Sentimen balas dendam ini tidak hanya berhenti pada media billboard. Laporan terbaru menyebutkan bahwa sebuah surat kabar konservatif di Iran telah menerbitkan daftar 13 tokoh dunia yang diklaim sebagai target pembalasan atas tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Nama-nama tersebut mencakup sejumlah pemimpin Barat, termasuk Presiden AS Donald Trump, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pemerintah Amerika Serikat maupun negara-negara Barat lainnya mengenai kemunculan billboard maupun beredarnya daftar target tersebut. Situasi di kawasan ini terus dipantau dunia sebagai bagian dari perkembangan konflik yang semakin terbuka.

Editor : Redaksi Lombok Post Online
Sumber : Jawa Pos
Konflik Iran Amerika Serikat 2026 Billboard kontroversial Teheran Ancaman terhadap Donald Trump Eskalasi perang Iran Israel Berita luar negeri hari ini