”Harga memang selalu naik setiap tahun,” ujarnya ditemui di lapak sapi miliknya di kawasan Tanjung Karang, Senin (5/7).
Permintaan sudah mulai berdatangan sejak akhir Juni lalu. Dan diperkirakan masih akan terus berlangsung hingga H-1 sebelum hari raya kurban.
Analisanya, penundaan keberangkatan haji secara tak langsung member keuntungan. Masyarakat yang memiliki kelebihan keuangan dan hendak berhaji akan lebih memilih untuk berkurban.
Diakuinya, sejak tahun lalu memang ada penurunan jumlah penjualan akibat pandemi. Namun pihaknya tak bisa menahan kenaikan harga lantaran pihak pemasok yang telah lebih dulu menentukan harga yang lebih tinggi dari tahun sebelumnya. ”Rata, semua tempat jualan pasti meningkat harganya karena banyak permintaan,” katanya.
Jika dirinci, harga sapi tahun lalu berkisar mulai Rp 12-20 juta. Sedangkan kini harga sapi kurban juga meningkat bervariasi mulai Rp 15-22,7 juta. Sapi yang dijualnya berbobot sekitar 300-400 kilogram. Dengan tipe rata-rata merupakan sapi jenis lokal. Dulu, sebelum pandemi pihaknya bisa menjual hingga 150-200 ekor sapi. Tahun lalu hanya terjual sekitar 80 ekor saja. ”Kan sekarang sudah ramai di mana-mana, berdoa saja supaya laris manis tahun ini,” ujarnya.
Selain sapi, kambing hidup pun mengalami tren kenaikan yang serupa. Harganya tahun ini mulai Rp 2,7 juta hingga termahal Rp 6 juta. ”Naik sedikit dibanding tahun lalu yang hanya Rp 2-5 jutaan,” ujar Muslimin salah satu pedagang kambing di Mataram.
Meski harga dan permintaan mulai meningkat, penjualan kambing saat ini masih lebih rendah dibandingkan tahun sebelum pandemi. Dulunya, dari 300 ekor kambing yang disediakan, bisa terjual hingga 100 ekor lebih. Namun sejak tahun lalu hanya terjual sekitar 50 ekor saja. Untuk itu tahun ini pun pihaknya tak berani menyetok kambing sebanyak tahun-tahun sebelumnya. ”Tapi untuk persediaannya cukup, jadi tetap bisa memenuhi permintaan kapan saja siapa tahu tahun ini membludak,“ katanya.
Menggaet pembeli, ia mulai menawarkan sejumlah inovasi penjualan. Dengan memberikan brosur menarik yang memperlihatkan sejumlah keunggulan. Mulai dari hewan sapi yang dapat diambil saat hari H penyembelihan, bisa diantar ke alamat tujuan, dan bisa disembelih langsung di lokasi pembelian dengan mematuhi protokol kesehatan. Biaya tambahan nantinya bisa disesuaikan. ”Misal butuh pakan tambahan, penjagaan dan perawatan sebelum diambil atau penyembelihan,” ujarnya. (eka/r9) Editor : Wahyu Prihadi