MATARAM-The Hungry Sushi membuka outlet di Lower Ground Lombok Epicentrum Mall, Sabtu (26/3).
”Kisaran harga sangat ekonomis mulai dari Rp 15 ribuan hingga Rp 30 ribuan untuk sushinya,” kata Owner The Hungry Sushi Maratus Sholihah.
Diharapkan, dengan beroperasinya The Hungry Sushi di LEM semakin banyak orang yang bisa menikmati sushi lokal dengan harga terjangkau. ”Outlet pertama dibuka di Jalan Bung Karno selatan RS Kota Mataram. Outlet kedua di Arena Buah. Outlet ketiga di Lombok Epicentrum Mall,” ulasnya.
Dia melihat bisnis ini sangat berpeluang dan menjanjikan ”Peningkatan omset terus terjadi walaupun ada pandemi. Karena mungkin kita cepat beradaptasi dengan behavior customer, jadi sampai sekarang omset masih bagus dengan terus tetap ekspansi,” terangnya.
Pihaknya memilih membuka outlet di LEM dikarenakan Epicentrum tempat berkumpulnya orang-orang Mataram. Disamping itu beberapa kali mengikuti bazar, hasilnya sangat bagus.
”Dari situ kita ambil kesimpulan kalau buka di LEM berprospek dan bagus. Mudah-mudahan sesuai harapan,” ujarnya.
Menu yang disajikan beragam. Mulai dari mix sakura, mix cheesy, dan medium box yang best seller dan digemari. Menu lainnya semisal ramen, donburi, udon, mentai, dan beberapa snack dimsum dan dimsum cheese mentai.
Dia turut mengembangkan menu kearifan lokal. Seperti taliwang sushi roll, nasi puyung sushi roll, dan sate rembiga sushi roll. ”Semoga rasa lokal ini makin dikenal dan bisa dinikmati masyarakat luas,” imbuhnya.
Harapannya The Hungry Sushi sebagai brand lokal bisa memiliki nama yang meluas, agar mudah membuka di cabang kota lainnya. ”Kita tetap ingin ekspansi buka cabang di seluruh kota Indonesia, tapi pelan-pelan Lombok Sumbawa dulu,” jelasnya.
Pihaknya siap membuka outlet di Praya Juni mendatang. Saat ini untuk Pulau Sumbawa juga sudah ada permintaan.
”Kami targetkan di NTB ini ada lima outlet,” tuturnya.
Seorang pelanggan, Kartika mengatakan harga yang ditawarkan The Hungry Sushi tidak menguras kantong. Sehingga bisa dinikmati semua kalangan, apalagi ini sushi yang dijamin halal karena ada sertifikat MUI.
”Biasanya kalau makan sushi agak was-was, tapi sekarang sudah tidak,” kata dia. (nur/r9)
Editor : Galih Mps