MATARAM-Wacoal yang ada di Lantai 1 Lombok Epicentrum Mall (LEM) kini lebih luas dan tampilan yang berbeda. ”Kami hanya pindah beberapa blok dari toko sebelumnya agar lebih luas dan bisa menampilkan produk yang lebih banyak dan variasi,” kata Supervisor Wacoal Bali-Lombok Yuni Arsini, Senin (3/4).
Dikatakan, Wacoal hadir di Lombok sejak tahun 2016 lalu membawa konsep yang berbeda dari toko underwear (pakaian dalam, red) lainnya. Di Wacoal konsumen bisa dibantu mengetahui ukurannya dan boleh mencoba sebelum membeli. Kemungkinan, penawaran ini tidak ada pada toko underwear lainnya. ”Kami bantu mengukur konsumen, karena memang banyak konsumen yang tidak mengetahui ukuran underwear yang biasanya agar pas digunakan,” terangnya.
Pihaknya juga memberikan garansi bila barangnya melilit atau atau tidak sesuai dengan kriteria yang ada. Konsumen yang saat melakukan pembayaran akan dijelaskan tentang produknya dan garansi yang bisa didapatkan. ”Harga yang ditawarkan berkisar Rp 90-380 ribuan,” jelasnya.
”Sedangkan untuk baju tidur mulai hanya Rp 360-550 ribu,” terangnya
Wacoal tidak hanya menjual merk Wacoal. Namun juga menjual barang subbrand yang langsung di bawah Wacoal yang sesuai dengan jenjang usia pelanggan. Ada Luludi, Perfect Shape, Bloom, Mr W, dan Mood. ”Subbrand ini sesuai usia konsumen yang khusus remaja dan masih melirik keseksian kami ada subbrand Mood,” terangnya.
Saat ditanya warna dominan yang paling banyak dicari underwear ini dengan konsep warna gelap. Kalau pun ada yang membeli warna terang, itu tidak sebanyak yang membeli warna gelap. Ratusan desain dibawa untuk ditawarkan pada pelanggan konsumen LEM. ”April 2023 ada promo serentak beli satu harga normal tetapi beli dua atau lebih ada diskon 30 persen all item dan ada yang diskon 50 persen tapi hanya beberapa item yang barang dan size-nya limited,” tuturnya.
General Manager LEM Salim Abdad mengatakan banyaknya tenan yang melakukan re-opening menandakan pertumbuhan bisnis di LEM pesat. Apalagi dengan pergerakan kunjungan LEM yang terus meningkat. Menjadikan usaha yang ada di dalamnya juga berkembang dan membutuhkan ruangan yang lebih luas dari sebelumnya. ”Ada beberapa tenan sudah re-opening sekarang ini,” imbuhnya. (nur/r9)
Editor : Galih Mps