Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Limoff Jadi Sinergi Ekonomi Kreatif Unggulan NTB

Galih Mps • Senin, 3 Juli 2023 | 17:30 WIB
LAUNCHING LIMOFF: Founder Limoff Hj Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah (tengah) didampingi pihak Dinas Perindustrian NTB dan Bank NTB Syariah saat memaparkan terkait kegiatan Limoff di Senggigi, Sabtu (11/2).(NURUL/LOMBOK POST)
LAUNCHING LIMOFF: Founder Limoff Hj Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah (tengah) didampingi pihak Dinas Perindustrian NTB dan Bank NTB Syariah saat memaparkan terkait kegiatan Limoff di Senggigi, Sabtu (11/2).(NURUL/LOMBOK POST)

MATARAM-Berkembang pesatnya fesyen muslim dunia bisa menjadi potensi yang turut dikembangkan NTB. Pemerintah Provinsi (Pemprov NTB) dan Dekranasda NTB pun berkolaborasi dengan Indonesian Fashion Chamber (IFC) akan menyelenggarakan Lombok International Modest Fashion Festival (LIMOFF).


Kegiatan berlangsung 6-9 Juli di Merumatta Senggigi Hotel, Lombok, NTB. ”LIMOFF merupakan perhelatan fesyen skala internasional yang pertama kalinya digelar di NTB,” kata Founder LIMOFF Hj Niken Zulkieflimansyah.


Ia menjelaskan, festival ini akan mengintegrasikan berbagai kegiatan. Seperti peragaan busana, lokakarya, kompetisi, talkshow, pameran standar internasional, dan pemecahan rekor KURI (Karya Usaha Rumah Industri) untuk penenun terbanyak. Selama empat hari penyelenggaraan, LIMOFF 2023 akan menghadirkan 109 desainer dan jenama fesyen baik lokal, nasional, hingga internasional. Event menampilkan ragam gaya modest fashion dengan mengeksplorasi wastra NTB. ”Selain fesyen, LIMOFF akan menjadi ajang promosi sektor industri kreatif unggulan lainnya di NTB, yaitu pariwisata, kerajinan tangan, kecantikan, dan kuliner halal,” imbuhnya.


NTB memiliki potensi wastra berupa tenun yang luar biasa. Hampir seluruh daerah di NTB memiliki kekhasan sentra-sentra tenun yang berbeda satu sama lain. Semua berbasis masyarakat, dikerjakan oleh kaum perempuan, dan diwariskan secara turun-temurun oleh leluhur. Melihat potensi tersebut, NTB sebagai salah satu daerah di bagian timur Indonesia ingin ikut berpartisipasi dalam mewujudkan salah satu target pemerintah RI. Menjadikan Indonesia sebagai pusat mode fesyen di dunia dengan menyelenggarakan LIMOFF sebagai festival internasional. ”Kami berharap Lombok dan Sumbawa tak hanya menjadi destinasi wisata dan olahraga tingkat internasional saja. Tetapi juga menjadi destinasi belanja produk modest fashion dan turunannya yang berkualitas,” jelas perempuan yang juga menjabat ketua Dekranasda NTB.


National Chairman Indonesian Fashion Chamber Ali Charisma  mengatakan Penyelenggaraan LIMOFF ditujukan sebagai showcase untuk merayakan warisan budaya NTB. Dengan memperkenalkan potensi karya kreator sektor fesyen meliputi jenama fesyen dan pengrajin tekstil di NTB ke skala internasional. LIMOFF hadir sebagai showcase untuk mempromosikan dan merayakan kekayaan budaya NTB melalui potensi karya kreator sektor fesyen meliputi jenama fesyen dan pengrajin tekstil di NTB ke skala internasional. ”Festival ini juga berfungsi sebagai wadah untuk mendukung industri fesyen dan ekonomi kreatif lokal, memamerkan produk-produk berkualitas tinggi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah,” jelasnya.


Guna mewujudkan Indonesia sebagai pusat tren dan belanja fesyen muslim dunia, maka setiap daerah di Indonesia harus memiliki event fesyen standar internasional. Event ini sebagai panggung untuk memperkenalkan wastra unggulan dari daerah tersebut ke pasar dunia melalui produk fesyen muslim dengan wastra yang menjadi identitas Indonesia. ”Seperti halnya event LIMOFF di NTB yang mensinergikan berbagai pihak untuk menjadikan event ini sebagai salah satu acuan tren dan pusat belanja modest fashion dunia,” paparnya. (nur/r9)

Editor : Galih Mps
#LIMOFF