Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

PT SMS Bertekad Jadikan Dompu Sebagai Sentra Gula

Galih Mega Putra S • Senin, 24 Juni 2024 | 20:12 WIB
PRODUKSI GULA: Pihak perusahaan, pemda dan masyarakat saat menyaksikan Buka Giling 2024 di Kecamatan Pekat, akhir pekan lalu.(SMS FOR LOMBOK POST)
PRODUKSI GULA: Pihak perusahaan, pemda dan masyarakat saat menyaksikan Buka Giling 2024 di Kecamatan Pekat, akhir pekan lalu.(SMS FOR LOMBOK POST)

LombokPost-PT Sukses Mantap Sejahtera (PT SMS) mengadakan acara Buka Giling 2024 di Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, tempat perusahaan berlokasi.

Acara Buka Giling kesembilan ini mengngkat tema ”Dengan Semangat Kolaborasi dan Kemitraan, Mari Menjadikan Dompu sebagai Sentra Produksi Gula Kebanggaan Nusa Tenggara Barat”.

”Latar belakang pemilihan tema sangat terkait dengan potensi perkebunan tebu melalui mekanisme kemitraan yang semakin prospektif,” kata Direktur PT SMS Sentosa Setiawan.

Ia menjelaskan, semakin  banyak petani di Kecamatan Pekat yang tertarik untuk berkebun tebu sekaligus menjadi mitra perusahaan.

Apalagi setelah melihat hasilnya yang jauh lebih menguntungkan dibanding dengan komoditas lain. Pihaknya berharap kontribusi kemitraan terhadap pasokan atau suplai bahan baku perusahaan pada masa mendatang bisa mencapai 80 persen.

Suplai dari perkebunan milik perusahaan hanya akan tersisa sekitar 20 persen saja.

”Karena itulah mengapa kemitraan adalah masa depan kita bersama di Kecamatan Pekat ini,” jelasnya.

Diperkirakan tahun ini luas lahan yang akan dipanen 4.000 hektare. Dengan 3.000 hektare di antaranya adalah lahan perkebunan yang berbasiskan kemitraan. Dengan luas tersebut, diperkirakan akan menghasilkan tebu 265 ribu MT dan menghasilkan gula kristal putih 20 ribu MT.

”Misi perusahaan untuk tahun depan lahan panen meluas dan kemudian secara perlahan Dompu akan menghasilkan produksi gula kristal putih dengan jumlah yang signifikan. Ini yang akan menjadikan Dompu sebagai satu-satunya kabupaten sentra produksi gula di NTB,” kata Sentosa Setiawan.

Perusahaan berharap petani tebu, kelompok tani, dan koperasi petani tebu, semakin mandiri dalam mengelola perkebunan tebu.

Juga semakin aktif dalam menggalang kebersamaan dalam rangka menguatkan kelembagaan kelompok tani tebu.

Pihaknya juga berharap Pemerintahan Kabupaten Dompu semakin nyata dalam memberikan dukungan.

”Tebu bisa menjadi salah satu komoditas andalan dan unggulan daerah Kabupaten Dompu yang bisa eksis secara berdampingan dengan sektor dan komoditas andalan lainnya,” imbuhnya.

CEO Samora Group Yohan Setiawan sangat berharap koordinasi dan kerja sama yang intens dan konstruktif antara dunia usaha. Terutama pihak perusahaan, dengan Pemerintahan Kabupaten Dompu.

”Termasuk meningkatkan kesejahteraan para petani yang ada di daerah Dompu,” jelasnya.

Acara Buka Giling PT SMS ke sembilan ini, juga dihadiri oleh banyak pihak yang terkait dengan komoditas tebu dan gula di Kecamatan Pekat. (*/nur/r9)

Editor : Kimda Farida
#Dompu #gula