Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

La Rose, Brand Tas Eksklusif Lokal yang Siap Hadirkan Tenun Halal di Ite Begawe Fest

nur cahaya • Rabu, 20 November 2024 | 14:30 WIB

 

JUARA: Brand owner La Rose, Rosmini saat mendapat juara satu lomba Kriya Award 2024 Dekranasda NTB, di Lombok Epicentrum Mall, Agustus lalu. Rosmini for Lombok Post
JUARA: Brand owner La Rose, Rosmini saat mendapat juara satu lomba Kriya Award 2024 Dekranasda NTB, di Lombok Epicentrum Mall, Agustus lalu. Rosmini for Lombok Post
LombokPost-NTB saat ini sedang fokus mengembangkan industri fesyen halal.

Salah satunya dengan melakukan rebranding produk tenun menjadi tenun halal.

Hal itu dimulai dari industri pembuatan tenun itu sendiri.

NTB memiliki berbagai tenun dengan aneka motif yang unik di tiap daerahnya. Seperti tenun Songket Sukarara, Tembe Ngoli Bima, Kre Alang Sumbawa, dan masih banyak lagi.

Peluang ini kemudian dibaca salah satu brand tas eksklusif lokal berbahan tenun, La Rose.

Rosmini sudah mulai mengembangkan produk turunan berbahan tenun halal.

Rencananya, ini akan ditampilkan pada saat kegiatan Ite Begawe Fest di Desember mendatang.

"Tenun kita saja sudah bagus, kemudian ada tenun halal, itu lebih bagus lagi," ujar Brand Owner La Rose Rosmini.

Industri fesyen yang berproduksi di Lembar ini bahkan sudah memulai langkah pertamanya mengembangkan produk dengan tenun halal.

Rosmini mengaku, dirinya sudah berkomunikasi dengan para penenun terkait penggunaan tenun halal untuk produknya.

"Insya Allah, produk tenun halal nanti akan saya tampilkan di ajang Ite Begawe Fest ini," sambungnya.

Beberapa produk yang akan ditampilkan nantinya berupa koleksi tas eksklusif.

Di antaranya, tas pesta, tas perkantoran, tas casual atau santai, dan lainnya, dengan bahan tenunnya merupakan tenun halal.

"Nanti para pengunjung event tersebut bisa mengunjungi langsung ke booth La Rose, bisa melihat dan membeli tas dari tenun halal," terangnya.

Berbicara soal usahanya, Rosmini merintis usaha tas tenun ini cukup lama.

Berawal dari keruntuhan usahanya karena musibah kebakaran yang menimpa toko baju miliknya di 2020 lalu.

Saat itu, selain sebagai penjual pakaian, Rosmini saat itu juga menjahit beberapa pakaian desainnya sendiri.

Dari sisa-sisa kain tenun jahitannya itu, kemudian dirinya mencoba membuat produk baru. Akhirnya, diputuskan Rosmini untuk membuat produk pouch dan tas.

Seiring berjalannya waktu, perempuan asal Sumbawa itu kemudian melihat peluang tas eksklusif.

"Saat itu, belum ada yang buat produk eksklusif, saya tertarik membuatnya dengan bahan tenun NTB," katanya.

Dari satu karyawan, kini dirinya telah memiliki lima karyawan yang profesional dalam memproduksi tas tenun eksklusifnya.

Kain tenun yang digunakan Rosmini, diambil langsung dari para penenun yang ada di berbagai daerah NTB.

"Jadi kita kolaborasi," ucapnya.

Harga tas tenun eksklusif La Rose dibanderol dengan harga mulai dari Rp 550 ribu hingga Rp 2 juta. (fer/r9)

Editor : Kimda Farida
#produk #sukarara #Motif #turunan #tenun