Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Disdag NTB Dorong UMKM Lokal Penuhi Kualifikasi Ekspor

nur cahaya • Jumat, 13 Desember 2024 | 13:21 WIB

 

SAMPAIKAN MATERI: Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Luar Negeri (PPLN) Disdag NTB Baiq Denny Evita Darmiyana (kanan) menyampaikan materi terkait ekspor, dalam Focus Group Discussion (FGD).
SAMPAIKAN MATERI: Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Luar Negeri (PPLN) Disdag NTB Baiq Denny Evita Darmiyana (kanan) menyampaikan materi terkait ekspor, dalam Focus Group Discussion (FGD).
 

LombokPost-Selain hasil tambang, NTB memiliki banyak potensi komoditas ekspor. Mulai dari komoditas perkebunan, hasil laut, hingga beragam hasil kriya.

”Untuk bisa diekspor, produk-produk tersebut tentunya harus memenuhi kualifikasi ekspor,” ujar Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Luar Negeri (PPLN) Disdag NTB Baiq Denny Evita Darmiyana dalam Focus Group Discussion (FGD) Membangun Kemitraan, Program Inkubator Bisnis di Balatkop UKM NTB.

Kata Baiq Denny, pelaku UMKM yang ingin melakukan ekspor perlu memahami apa potensi yang ada di daerah masing-masing terlebih dahulu.

Sehingga bisa membuat produk yang berkualitas dan melakukan satu tahap industrialisasi terhadap produk tersebut.

”Agar mendapatkan keuantungan yang lebih tinggi,” sambungnya.

Beberapa produk unggulan daerah selain tambang ( konsentrat dan batu apung) yang telah ekspor di antaranya, produk-produk kerajinan, hasil perikanan dan kelautan, hasil pertanian dan perkebunan.

”Seperti kerajinan buah kering, kerajinan kayu, ekspor udang vaname, tuna, lobster, ekspor kopi, dan banyak lagi,” beber Baiq Denny.

Dijelaskannya, pemerintah sangat peduli dalam upaya memberdayakan UMKM.

Hal itu dilakukan melalui berbagai program yang mendukung pengembangan usaha.

”Pemerintah daerah akan terus mendukung UMKM dalam mengembangkan usaha agar mampu go international,” katanya.

Dalam membantu UMKM go international, pihaknya berperan dalam hal menerbitkan Surat Keterangan Asal (SKA).

Ini merupakan dokumen yang harus disertakan pada waktu barang diekspor.

”Disdag NTB diberikan kewenangan secara ketentuan perundang-undangan yang menerbitkan  SKA,” tandasnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB Ahmad Masyhuri mengatakan, pihaknya melaksanakan FGD dengan melibatkan beberapa stakeholder. Seperti perbankan, BUMN, profesional dan akademisi.

”Ini sesuai dengan sistem perencanaan pembangunan nasional kita mempunyai hajatan untuk meningkatkan kewirausahaan,” ujarnya. (fer/r9)

Editor : Kimda Farida
#UMKM #kriya #produk #ekspor #NTB 3 #Industrialisasi #berkualitas #komoditas