Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bazar Pasar Rakyat Jelang Ramadan Digelar di Enam Titik

nur cahaya • Senin, 10 Februari 2025 | 16:25 WIB

 

PENGENDALIAN HARGA: Suasana kegiatan pasar murah untuk upaya pengendalian harga bahan pokok di Kota Mataram, tahun lalu.
PENGENDALIAN HARGA: Suasana kegiatan pasar murah untuk upaya pengendalian harga bahan pokok di Kota Mataram, tahun lalu.
 

LombokPost-Pada momen Ramadan 1446 H, permintaan terhadap komoditas pangan biasanya mengalami peningkatan.

Hal ini terkadang membuat harga komoditas pangan tersebut mengalami kenaikan.

Sebagai antisipasi hal tersebut, Dinas Perdagangan Mataram bakal menggelar kegiatan bazar pasar rakyat.

Bazar ini rencananya digelar di sejumlah kelurahan yang tersebar di masing-masing kecamatan di Kota Mataram.

“Seperti Kelurahan Pejeruk, Kekalik Jaya, Rembiga, Turida, Karang Taliwang, dan Pagutan,” ujar Kepala Bidang Bahan Pokok dan Penting (Bapokting) Disdag Kota Mataram, Sri Wahyunida, Jumat (7/2).

Pada 11 Februari , pasar rakyat akan digelar di halaman Kantor Lurah Pejeruk, Ampenan.

Pada 12 Februari, di halaman Kantor Lurah Kekalik Jaya, Sekarbela. Pada 13 Februari di SDN 15 Cakranegara, Karang Taliwang, Cakranegara.

Kemudian pada 18 Februari, pasar rakyat kembali digelar di halaman Kantor Lurah Turida, Sandubaya. Pada 19 Februari di Lapangan Pagutan Permai, BTN Pagutan.

Sementara, pada 20 Februari, kegiatan pasar rakyat digelar di Jalan Solor, Gegutu Barat, Rembiga, Selaparang.

Beberapa komoditas pangan pasar yang dihadirikan di antaranya, bawang merah, cabai rawit, cabai merah, tomat, telur, minyak goreng, dan lainnya.

“Ada 35 distributor dan ritel, sampai UMKM kita undang nantinya,” sambungnya.

Pihaknya juga telah bersurat ke Bulog NTB terkait beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan).

Sebab selama ini, dalam setiap kegiatan pasar rakyat pihaknya meminta kuota beras tersebut sebanyak 2 ton.

“Makanya nanti kita lihat terkait dengan surat ini, apakah nanti pasar rakyat ada tidak beras, yang jelas selain beras SPHP kami juga koordinasi dengan beberapa pelaku usaha juga terkait dengan beras lokal,” terang Nida.

Selain bazar pasar rakyat, pihaknya juga ikut dalam kolaborasi operasi pasar murah keliling. Melalui kegiatan-kegiatan ini, masyarakat nantinya bisa mendapatkan komoditas pangan dengan harga yang murah.

“Jadi kita buat beda, karena pasar murah biasanya penentuan harga saja dari lewat distributornya,” jelasnya.

Pasar rakyat ini rencananya juga aka nada saat menjelang lebaran atau Idul Fitri 1446 H.

“Mudah-mudahan dengan adanya pasar rakyat, masyarakat bisa mendapatkan harga terjangkau,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perdagangan NTB Baiq Nelly Yuniarti mengatakan, stok bapok di NTB menjelang Ramadan diperkirakan tetap aman.

Hal ini seiring dengan mulai  stabilnya harga. Selain itu, saat ini juga sudah mulai memasuki musim panen pertanian.

“Ramadan tinggal sebulan lagi, komoditi Bapok kita dalam kondisi aman,” terangnya. (fer/r6)

Editor : Kimda Farida
#ramadan #bahan pokok #Peningkatan #Mataram #pasar rakyat #komoditas #Pangan