Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Perbaikan Layanan, PDAM Lombok Tengah Bentuk Satgas Ledeng

nur cahaya • Selasa, 11 Februari 2025 | 11:20 WIB

 

PELAYANAN: Tampak sejumlah Satgas Ledeng memperbaiki jaringan air yang bocor di persimpangan jalan Teratak, Kecamatan Batukliang Utara, Loteng, Sabtu (8/2).
PELAYANAN: Tampak sejumlah Satgas Ledeng memperbaiki jaringan air yang bocor di persimpangan jalan Teratak, Kecamatan Batukliang Utara, Loteng, Sabtu (8/2).
 

 

LombokPost-Tidak hanya fokus dalam kontribusi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Ardhia Rinjani (Tiara) Lombok Tengah (Loteng) juga dituntut untuk meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat.

“Jadi tidak hanya (terfokus, red) dalam kemampuan PDAM setorkan dividen ke pemerintah daerah, namun bagaimana masyarakat Loteng mendapat pelayanan terbaik dan berkurangnya aduan dengan perbaikan infrastruktur jaringan,” ucap Direktur Utama (Dirut) PDAM Tiara Loteng Bambang Supratomo pada Koran ini, Minggu (9/2).

Apakah tahun ini ada dukungan pemda Loteng dalam mendukung perbaikan infrastruktur jaringan air tersebut? Bambang mengaku, belum ada secara langsung. Namun dukungan kepada PDAM Loteng akan melalui program-program dari instansi atau organisasi perangkat daerah (OPD) yang lain.

“Tidak mesti dalam tambahan dana untuk dukungan ini, bisa jadi ada program revitalisasi jaringan yang dilakukan Dinas PUPR Loteng atau kebijakan dari kepala daerah,” terangnya.

Dalam meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat, tahun ini pihaknya membentuk Satuan Petugas (Satgas) Ledeng yang diresmikan Wakil Bupati Loteng HM Nursiah belum lama ini. Petugas ini akan beroperasi di dalam Kota Praya untuk memastikan jaringan pipa-pipa air tidak ada yang rusak dan sebagainya.

“Mereka juga berpatroli ke cabang-cabang yang bermasalah soal jaringan air. Mereka berpatroli layaknya mobil Satpol PP,” kata pria asal Batukliang ini.

Menyoal jaringan pipa air di Loteng, kata dia, usia teknisnya sudah tak mumpuni sehingga perlu dilakukan revitalisasi jaringan. Saat ini, PDAM Loteng juga fokus memetakan kondisi pipa-pipa air tersebut agar tidak menjadi kendala signifikan dalam melayani masyarakat.

“Sehingga bukan persoalan sumber-sumber air baku saja yang kita cari, namun perpipaan juga harus layak dan barulah perbaikan manajemen pengelolanya yaitu sumber daya manusia. Tiga hal ini mesti ditingkatkan,” kata dia.

Kondisi air baku di Gumi Tatas Tuhu Trasna, sebut Bambang, hampir 95 persen bergantung pada kondisi alam di Loteng bagian utara. Ketika musim hujan maka air baku terpenuhi, namun kenyataannya masih ada wilayah-wilayah belum bisa dilayani secara maksimal.

“Maka persoalannya saat itu bukan pada air baku melainkan infrastruktur jaringan yang harus dibenahi, bisa bayangkan juga ketika musim kemarau tiba,” tegas Bambang. (ewi/r6)

Editor : Redaksi Lombok Post
#Dividen #Loteng #Perpipaan #pdam #PAD #Jaringan #masyarakat #pemerintah #satgas #opd #rusak