Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

30 Sasaran P3KE Dilatih Wirausaha Olahan Makanan

nur cahaya • Sabtu, 1 Maret 2025 | 09:30 WIB

 

DILATIH WIRAUSAHA: Puluhan sasaran P3KE yang tengah praktik membuat kue bolu zebra, risoles mayo, dan molen pisang di Kantor Desa Kawo, Pujut, Lombok Tengah, Rabu (26/2).
DILATIH WIRAUSAHA: Puluhan sasaran P3KE yang tengah praktik membuat kue bolu zebra, risoles mayo, dan molen pisang di Kantor Desa Kawo, Pujut, Lombok Tengah, Rabu (26/2).
 

LombokPost-Sebanyak 30 warga miskin ekstrem di NTB mendapatkan pelatihan wirausaha pengolahan makanan. Pelatihan keterampilan melalui Program Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) ini merupakan upaya untuk meningkatkan perekonomian sekaligus membuka lapangan kerja baru di kantung kemiskinan ekstrem.

Pelatihan keterampilan tersebut dilaksanakan Dinas Koperasi dan UKM (DKUKM) NTB selama empat hari, Senin-Kamis (24-27/2). Pesertanya berasal dari tiga desa di Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. Yakni Desa Kawo, Desa Gapura, dan Desa Teruwai.

Kepala DKUKM NTB Ahmad Masyhuri mengatakan, Diklat tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah NTB. Sekaligus mendukung program penurunan angka kemiskinan, khususnya di wilayah Lombok Tengah. 

Melalui diklat tersebut, pihaknya berharap sasaran P3KE ini dapat menciptakan lapangan usaha sendiri. Selain itu, perekonomian mereka dapat bertumbuh lebih baik dari sebelumnya dan keluar dari kemiskinan ekstrem. ”Hasil dari pelatihan makanan olahan ini nantinya bisa dijadikan usaha mandiri dan bisa dijadikan lapangan kerja di tengah masyarakat,” katanya.

Pihaknya akan terus melakukan pemantuan pada peserta setelah pelatihan ini. DKUKM juga akan memberikan berbagai jenis peralatan pendukung untuk menunjang kegiatan mereka di lapangan. ”Semoga program ini bisa bermanfaat dan berkesinambungan serta bisa dijadikan lapangan kerja, di tengah masyarakat,” tandasnya.

Kepala UPTD Balatkop UKM NTB Didik Kusnandika mengatakan, setelah mendapat bekal pengetahuan dan keterampilan, sasaran P3KE diharapkan bisa meningkatkan perekonomian mereka. Tidak hanya untuk dapat meningkatkan SDM handal saja, peserta juga bisa berusaha mandiri dan dapat memenuhi kebutuhan diri dan keluarga dengan layak. ”Diklat yang dilakukan di Lombok Tengah tahap kedua yang dianggarkan melalui dana DBH-CHT tahun 2025,” bebernya.

Pada tahun ini, program P3KE diberikan pada 480 orang, dalam 16 angkatan dengan berbagai macam keterampilan. Di antaranya, keterampilan teknis pijat, teknis kerajinan, teknis cukur, dan teknis olahan makanan. ”Program penghapusan kemiskinan ekstrem di beberapa daerah ini menjadi sasaran utama program di berbagai daerah di NTB,” pungkasnya. (fer/r6)

Editor : Rury Anjas Andita
#Ekstrem #ukm #diklat #sasaran #pemerintah #kemiskinan #penurunan #NTB