Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pasarkan Tenun Muna Pa’a, Pemkab Dompu Gandeng NTB Mall

nur cahaya • Selasa, 4 Maret 2025 | 11:19 WIB

 

KUNJUNGAN KERJA: salah satu pengelola NTB Mall Tri Endah Tresnawati  (kiri) menerima kunjungan kerja Kepala Bidang Perindustrian Disdag Dompu Syahudin Abi di NTB Mall, Mataram.
KUNJUNGAN KERJA: salah satu pengelola NTB Mall Tri Endah Tresnawati  (kiri) menerima kunjungan kerja Kepala Bidang Perindustrian Disdag Dompu Syahudin Abi di NTB Mall, Mataram.
 

LombokPost-Memperluas pemasaran sekaligus promosi tentang tenun Muna Pa’a, Pemda Dompu berkolaborasi dengan NTB Mall. Rencana kolaborasi tersebut tercetus dalam kunjungan Disdag Dompu di NTB Mall. “Produk UMKM Kabupaten Dompu ada beberapa yang secara kontinyu dipasarkan di NTB Mall, yaitu mete dan kopi,” ujar salah satu pengelola NTB Mall Tri Endah Tresnawati, Senin (3/3).

Endah juga menyampaikan beberapa hal tentang proses pemasaran produk-produk yang ada di NTB Mall. Mulai dari proses  kurasi, pendampingan, hingga pembinaan pada pelaku UMKM. Setelah semua proses berjalan sesuai standar,  kemudian dilakukan upaya pemasaran produk. “Baik secara langsung kepada konsumen juga melalui pihak ketiga,” sambungnya.

Untuk tenun, saat ini belum ada tenun Dompu yang dipasarkan NTB Mall. Hal itu dikarenakan belum ada UMKM Dompu yang menitipkan produknya di NTB Mall hingga saat ini. Padahal menurutnya, tenun Dompu memiliki keunikan dari segi desain dan warna. “Tenun tersebut memiliki kekuatan branding yang tidak kalah menarik dibandingkan dengan tenun dari kabupaten dan kota yang lain di NTB, namun ketersediaan produknya belum terjaga” jelas kepala Seksi Pemasaran UPTD BP3UD tersebut.

Menurut Endah, komitmen UMKM harus dikuatkan sehingga ketika pasar meminta, produk tersedia. Selain sebagai kain, tenun Muna Pa'a sebaiknya juga diberikan sentuhan desain. Baik dari sisi kombinasi warna, juga dibuat produk-produk yang siap pakai. “Sehingga konsumen memiliki lebih banyak alternatif pilihan untuk produk ini,” katanya.

“Kolaborasi antara provinsi dan kabupaten/kota harus terus ditingkatkan, sehingga fasilitasi promosi dan pemasaran produk UMKM NTB melalui NTB Mall dapat dimanfaatkan secara maksimal UMKM seluruh NTB,” tandasnya.

Kepala Bidang Perindustrian Disdag Kabupaten Dompu Syahudin Abi mengatakan, tenun Muna Pa'a Dompu selama ini belum dikenal secara maksimal. Kunjungan kerjanya tersebut bertujuan ingin mendapatkan informasi dan melihat dari dekat NTB Mall yang memiliki peran bagi pelaku UMKM NTB. “Kami akan menindaklanjuti dengan langkah awal mengumpulkan produk UMKM yang potensial untuk dapat menjadi Keluarga Besar NTB Mall, termasuk tenun Muna Pa’a ini,” katanya.

Dijelaskan, kerajinan tenun Muna Pa'a merupakan kerajinan dan karya seni turun temurun. Untuk mempertahankan eksitensi produk ini, Pemkab Dompu menggalakkannya melalui program bela beli produk lokal.

Tenun Muna Pa’a ini memiliki motif yang khas dan hanya bisa dikerjakan perajin-perajin tenun Dompu. Sebab itu, tenun ini didaftarakan sebagai warisan budaya tak berbenda. (fer/r6)

Editor : Jelo Sangaji
#UMKM #keunikan #Perajin #produk #branding #konsumen #NTB Mall #tenun #pemasaran #UPTD