Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Omzet Pedagang Cilor Meningkat di Khazanah Ramadan Islamic Center

nur cahaya • Rabu, 12 Maret 2025 | 11:18 WIB

 

BERKAH RAMADAN: Muksin, pedagang cilor dan maklor keliling di event Gelegar Pesona Khazanah Ramadan di halaman NTB Mall, Islamic Center, Senin (10/3).
BERKAH RAMADAN: Muksin, pedagang cilor dan maklor keliling di event Gelegar Pesona Khazanah Ramadan di halaman NTB Mall, Islamic Center, Senin (10/3).
 

LombokPost-Momen Gelegar Pesona Khazanah Ramadan di halaman NTB Mall, Islamic Center memberi berkah bagi pedagang kaki lima (PKL). Seperti pedagang cilor dan maklor asal Ampenan, Muksin.

Omzet penjualannya meningkat hingga tiga kali lipat dari biasanya. “Meski teman jualan banyak sekali, tapi Alhamdulillah rezeki dari Allah SWT, tetap habis,”  ujarnya.

Dikatakannya, event seperti Pesona Khazanah Ramadan ini memang selalu ditunggu setiap tahunnya. Sebab pada momen itu, banyak warga yang berkumpul untuk berburu kuliner, dan lainnya. Tidak hanya warga Kota Mataram saja, tapi juga daerah tetangga. “Kita bisa jualan di sini, tidak perlu keliling mencari pembeli karena semua berkumpul di sini,” sambungnya.

Muksin sudah berjualan keliling selama 15 tahun. Mulai dari jualan cilok, telur gulung hingga cilor dan maklor. Adanya event tersebut membuat omzet penjualannya meningkat signifikan. Dari modal awal sebesar Rp 100 ribu, dirinya bisa menghasilkan penjualan hingga Rp 300 ribu per hari. “Untung bersihnya sampai Rp 200 ribu,” bebernya.

Sebelumnya, Muksin mengaku berjualan dengan cara berkeliling. Hasil penjualan keliling tersebut berfluktuatif. Terkadang jualannya habis, kadang juga masih tersisa seperempatnya. “Makanya terbantu dengan adanya kegiatan ini,” katanya.

Muksin mengatakan, dirinya menjual cilor dan maklor tanpa bahan pengawet. Hal tersebut dilakukannya agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan nantinya. “Karena takut juga kita sama BBPOM, nanti kita kena,” ujarnya.

Muksin berharap, ke depannya pemerintah memberikan perhatian lebih pada pedagang kecil ketika ada event bazar kuliner dan lainnya. Dirinya berharap ada disediakan ruang untuk ikut berjualan. “Jadi kita di kasih tempat, karena biasanya ada dilarang,” tandasnya. (fer/r6)

Editor : Pujo Nugroho
#ramadan #khazanah #PKL #Pedagang #penjualan #Islamic Center