Durian J-Queen disebut sebagai durian termahal di Indonesia karena harga jual per buahnya yang fantastis dan pernah viral pada 2019 lalu.
Bukan tanpa alasan, J-Queen menjadi durian termahal di Indonesia lantaran hanya berbuah setiap tiga tahun sekali, dan memiliki cita rasa yang unik.
Dari sejumlah sumber menyebutkan, keunikan dari durian termahal di Indonesia ini berupa perpaduan kacang dan mentega.
Durian J-Queen sempat menghebohkan publik pada tahun 2019 karena harganya yan mencapai Rp 14 juta per buah, pada saat dipamerkan di sebuah bazar di Tasikmalaya.
Beberapa faktor yang membuat harga Durian J-Queen selangit di antaranya, durian ini diklaim hanya berbuah setiap tiga tahun sekali.
Satu pohonnya hanya menghasilkan sedikit buah, maksimal sekitar 20 butir saja per pohon.
Selain itu, durian ini memiliki kualitas dan rasa yang unik, yan berbeda dengan durian-durian lain pada umumnya.
Pencinta durian menggambarkan rasanya sebagai perpaduan antara kacang dan mentega.
Teksturnya sangat creamy dan daging buah bulat berwarna kuning pekat, dengan aromanya juga disebut lebih semerbak dibanding durian lain.
Tidak hanya itu, Durian J-Queen merupakan hasil persilangan dua varietas durian unggulan di Indonesia oleh penemunya, Sudarno.
Proses penelitian dan pengembangannya juga memakan waktu bertahun-tahun.
Durian ini dipasarkan secara premium dengan tampilan eksklusif.
Selain Durian J-Queen, ada beberapa durian lokal premium lainnya yang juga memiliki harga relatif tinggi per kilogramnya.
Di antaranya, Durian Klamunod dari Bangka Belitung yang pernah dilaporkan mencapai harga Rp 1,2 juta hingga Rp 1,5 juta per kilogram.
Durian ini dikenal sebagai durian super tembaga dan diakui sebagai kelas unggul nasional.
Durian Bawor dari Banyumas menjadi salah satu varietas unggulan Indonesia yang cukup populer dan harganya bisa bersaing dengan durian impor.
Durian Merah dari Banyuwangi, dikenal dengan warna daging buahnya yang merah menyala dan rasa manis legit. Harganya bisa mencapai ratusan ribu per kilogram.
Di NTB juga terdapat durian Musan King dengan harga jual Rp 250 ribu- Rp 300 ribu per kilogramnya.
Durian ini dikembangkan petani Lombok Utara bernama Jabat Manjulu di lahan seluas 2,5 hektare sejak 2011 lalu.
Seperti durian lainnya, Jabat menanam biji tersebut hingga tumbuh dan dikembangkan seperti halnya jenis kane.
Dirinya menyambungkan pohon durian Musang King di atas pohon durian kane hingga saat ini.
Meski sering mengalami kegagalan, namun Jabat tidak berputus asa, yang pada akhirnya usaha kerasnya membuahkan hasil yang sangat manis.
Durian Musang King berhasil tumbuh dan bahkan sudah berbuah beberapa kali hingga saat ini. Hasil penjualan buahnya pun sangat menakjubkan, mencapai Rp 30 juta per pohon.
"Itu baru separuh yang berbuah. Seandainya berbuah semuanya yang 2,5 hektare, kalau hanya sekedar beli mobil itu gampang, " bebernya.
Durian jenis ini, kata Jabat memiliki rasa manis, legit dengan sedikit rasa pahit, dan terkenal akan ketebalan dengan tekstur kering, lembut dan tidak berserat.
Durian ini juga punya aroma khas yang tidak menyengat.
"Jadi meskipun harganya mahal tetap dibeli dan banyak juga yang kecanduan sehingga datang lagi ke rumah membeli, " tandasnya. (Geumie)
Editor : Siti Aeny Maryam