Monitoring yang dilakukan Disperin NTB tersebut salah satunya seperti pada bantuan alat tenun yang diterima IKM Tajuk Gon Semoyang, Lombok Tengah.
Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Pemberdayaan Industri Disperin NTB Aryanti Dwiyani mengatakan, monitoring dan identifikasi kali ini menyasar semua pelaku IKM yang menerima bantuan Kemenperin RI.
Sebagai salah satu sentra kerajinan tenun di NTB, IKM Tajuk Gon Semoyang ini menerima bantuan alat tenun pada 2024 lalu dari Kemenperin RI.
”Kita pastikan alat ini tidak cuma jadi pajangan. Harus benar-benar dimanfaatkan oleh pelaku IKM untuk mendongkrak produksi tenun lokal,” ujarnya.
Tujuan utama dari monitoring ini adalah untuk memastikan bahwa seluruh bantuan peralatan yang telah diserahkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para pelaku IKM.
Pemanfaatan yang maksimal diharapkan mampu berkontribusi signifikan dalam peningkatan produksi tenun lokal.
Dengan demikian, bantuan ini tidak hanya sekadar hibah. Namun juga benar-benar menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan perajin tenun di wilayah tersebut.
Aryanti juga menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan bagi IKM.
Monitoring tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemprov NTB, khususnya Disperin mendampingi perkembangan IKM yang ada di NTB.
”Kami ingin memastikan bahwa setiap bantuan yang diberikan pemerintah pusat benar-benar berdampak positif bagi masyarakat,” jelasnya.
Ini adalah bagian dari komitmen Disperin NTB untuk melihat langsung bagaimana alat tenun ini dioperasikan, dan apakah ada kendala yang perlu dibantu selesaikan.
Tenun lokal NTB, khususnya dari Lombok, dikenal memiliki corak dan motif yang kaya, yang mencerminkan identitas budaya NTB yang unik dan menarik.
Peningkatan produksi melalui modernisasi alat tenun diharapkan dapat memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat, baik dari wisatawan maupun kolektor.
Ini juga membuka peluang lebih besar bagi para perajin untuk memperluas jangkauan pemasaran produk mereka.
Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan IKM penerima bantuan untuk memastikan keberlanjutan program dan memberikan dukungan teknis yang diperlukan.
“Demi kemajuan industri tenun di NTB,” tandasnya.
Editor : Siti Aeny Maryam