Seperti yang dilakukan pelaku bisnis penginapan Ayom Suite di Udayana, Mataram, yang melakukan inovasi kegiatan menarik bagi konsumennya tang liburan di akhir pekan.
Kegiatan tersebut bernama Kokedama, membuat tanaman hias yang memiliki nilai estetik yang cantik.
Kokedama adalah teknik menanam dari Jepang dengan menempatkan tanaman dalam bola tanah kemudian membungkusnya dengan moss atau lumut, lalu mengikatnya dengan tali.
Teknik menanam ini menjadi sangat unik karena tidak menggunakan pot sebagai media tanamnya.
Kokedama secara bahasa adalah gabungan dari kata Koke dan Dama, Koke artinya moss atau lumut dan Dama artinya bola.
Jadi secara bahasa Kokedama berarti bola lumut.
Media tanam yang digunakan adalah moss, dan umumnya tanaman diletakkan di piring/tatakan atau digantung.
“Kami berharap kegiatan ini akan membuat tamu menemukan pengalaman baru yang menarik selama menginap di akhir pekan,” ujar Manager Ayom Suite Hotel Dayu Apriawati.
Beberapa bahan yang disediakan untuk membuat Kokedama, di antaranya, media tanam, sejumlah tanaman hias, karet, benang gami atau benang goni, gunting, dan lumut.
Untuk pilihan tanaman hias, sebaiknya jangan yang terlalu besar.
Beberapa tanaman alternatif kokedama di antaranya, Sirih gading (Epipremnum aureum), Janda bolong (Monstera obliqua), Sukulen, Begonia, Pakis, Lily Paris (Chlorophytum comosum).
Untuk membuat Kokedama pun terbilang cukup mudah, dimulai dari bagian akar tanaman dibalut dengan lumut yang cukup banyak hingga berbentuk bundar.
Setelah itu, bundaran lumut tersebut diikat dengan karet yang disediakan.
Tujuannya, agar lumut tersebut tidak mudah terpisah.
Bagian dari lumut yang keluar dari bundaran tersebut kemudian dirapikan dengan menggunakan gunting.
Setelah rapi, bundaran lumut Kokedama dibungkus menggunakan benang rami dengan model yang tidak begitu rapat.
“Tanaman Kokedama ini bisa digunakan sebagai tanaman hias, tinggal dialasi dengan piring atau mangkuk di bawahnya,” jelasnya
“Ketika tanaman sudah semakin besar, moss-nya ditambah lagi dan diikat seperti sebelumnya,” imbuhnya.
Kokedama yang dibuat para tamu tersebut akan diberikan sebagai gift untuk dibawa pulang sebagai buah tangan.
Editor : Siti Aeny Maryam