Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Busana Tenun Muna Pa’a asal Dompu Tampil Memukau di IFW 2025

Geumerie Ayu • Rabu, 4 Juni 2025 | 10:48 WIB

Busana tenun Muna Pa’a asal Dompu tampil memukau di IFW 2025.
Busana tenun Muna Pa’a asal Dompu tampil memukau di IFW 2025.
LombokPost – Muna Pa'a, tenun asal Dompu ini berhasil tampil memukau dalam mode panggung paling prestisius di tanah air, Indonesia Fashion Week (IFW) 2025, Minggu (1/6).

Sembilan karya busana dari tenun Muna Pa'a yang didesain oleh desainer lokal asal NTB, berhasil menyihir para penikmat mode dalam acara bergengsi tersebut.

Kehadiran tenun Muna Pa'a bukan sekadar untuk kegiatan fesyen show saja, melainkan sebuah deklarasi budaya dan optimisme kebangkitan kriya NTB.

Baca Juga: Dekranasda NTB Gencarkan Perlindungan Kekayaan Intelektual Produk UMKM

Tenun Muna Pa'a ini dihasilkan oleh UMKM binaan Bank Indonesia (BI), berkolaborasi dengan Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) NTB yang secara konsisten berupaya mengangkat potensi daerah.

Keindahan koleksi “Marvelous Muna Pa'a” dari Dompu ini tidak hanya memukau para penikmat mode, namun juga mendapatkan apresiasi khusus dari berbagai tokoh penting.

Salah satunya seperti dari istri Wakil Menteri Luar Negeri RI, Nurindah Sari Nasir. Ia menyebutkan, warna-warna yang ditampilkan Tenun Muna Pa'a sangat selaras dengan tren warna global saat ini.

Baca Juga: Sambut Delegasi Diplomatik IGS 2025, Dekranasda NTB Sajikan Miniatur Kekayaan Budaya dan Kriya NTB

Hal itu semakin menunjukkan potensi besar tenun Muna Pa'a untuk menerima pangsa pasar internasional.

Tak hanya itu, harmoni dan tone warna yang dihadirkan desainer NTB berhasil menciptakan karya busana tanpa menghilangkan identitas tradisional dari tenun Muna Pa'a.

Busana tenun Muna Pa’a asal Dompu tampil memukau di IFW 2025.
Busana tenun Muna Pa’a asal Dompu tampil memukau di IFW 2025.

Hal ini mendapatkan pujian dari berbagai tokoh penting dalam acara tersebut.

Baca Juga: Dekranasda NTB Dorong Bale Kriya Jadi Pusat Kriya Daerah

Di balik pesonanya di atas catwalk, Tenun Muna Pa'a menyimpan sejarah dan filosofi yang mendalam.

Sebagai informasi, Muna Pa'a telah secara resmi diakui dan terdaftar sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi sejak 2023.

Muna Pa'a merupakan kain gedogan khas Dompu. Istilah “gedogan” mengacu pada proses penyimpanan menggunakan alat tenun tradisional tanpa mesin, di mana perajin seringkali tenun duduk dengan kaki selonjor dan alat tenunnya dipasang di pinggang.

Ciri khas utama dari Tenun Muna Pa'a adalah motif kotak-kotak tiga dimensi yang unik, menyerupai anyaman gedek atau dinding bambu.

Motif geometris ini tidak hanya estetis tetapi juga sarat makna.

Pada masa lampau, kain Tenun Muna Pa'a memiliki status sosial yang tinggi.

Baca Juga: Dukung Pengembangan Tenun Halal NTB, Dekranasda Siapkan Pusat Bahan Baku di Kabupaten/Kota

Kain ini tidak bisa digunakan oleh sembarang orang, melainkan diperuntukkan khusus bagi para raja, bangsawan, dan kaum terpandang di Kesultanan Dompu.

Setiap helai kainnya mencerminkan kehalusan budi, ketelitian, dan status pemakainya.

Saat ini, dengan sentuhan kreativitas para desainer, Muna Pa'a bertransformasi menjadi karya busana yang dapat dinikmati publik, namun tetap menjaga marwah sejarahnya.

Baca Juga: ini Dia Kain Tenun Pinalo, Tenun Unik Lombok dari Serat Nanas

Perhelatan IFW 2025 ini menghadirkan juga tokoh-tokoh penting NTB, seperti Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, Ketua Dekranasda NTB Sinta Agathia M Iqbal, dan Ketua Dharma Wanita Persatuan NTB Hj Lale Priyatni.

“Para desainer lokal kami telah bekerja keras menampilkan desain-desain yang sungguh eksklusif. Beragam warna dan mode tenun Muna Pa'a Dompu yang kita saksikan dalam IFW 2025 ini belum pernah dipamerkan sebelumnya di manapun,” terang Ketua Dekranasda NTB Sinta Agathia M Iqbal.

Ia menekankan, NTB memiliki kekayaan kriya yang luar biasa. Saat ini merupakan momen yang tepat untuk memperkenalkannya secara lebih luas.

Baca Juga: Produk Tenun Halal NTB Siap Mewarnai Industri Fesyen Syariah

“Hari ini, melalui panggung IFW yang terhormat ini, kami secara resmi memperkenalkan Muna Pa'a ke kancah nasional dan, Insya Allah, ke panggung internasional,” sambungnya.

Lebih lanjut, Sinta mengatakan banyak berdiskusi secara intensif dengan para pemerhati fesyen, kurator, dan potensi pembeli.

Ada berbagai masukan konstruktif terkait peningkatan kualitas, strategi pemasaran, dan narasi produk kerajinan NTB, agar semakin dikenal dan diterima baik di pasar nasional maupun internasional.

“Banyak hal yang harus kita manfaatkan dan kerjakan dengan lebih banyak strategi. Saya berharap dalam waktu dekat, kriya NTB akan semakin menasional dan go internasional,” tandasnya.

 

 

Editor : Kimda Farida
#busana #Muna Paa #Bank Indonesia #indonesia fashion week #APPMI NTB #tenun #Dompu #desainer lokal