Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bulog NTB Salurkan 10.200 Ton Bapang untuk Warga Miskin

Geumerie Ayu • Selasa, 15 Juli 2025 | 09:31 WIB
Bulog ntb salurkan 10.200 ton bapang untuk warga miskin.
Bulog ntb salurkan 10.200 ton bapang untuk warga miskin.

LombokPost - Bulog NTB menyalurkan 10.200 ton beras Bantuan Pangan (Bapang) pada 511.381 keluarga kurang mampu di NTB.

Penyaluran beras ini merupakan bagian dari upaya menekan laju inflasi.

Sekaligus menstabilkan harga beras di pasaran dan meningkatkan daya beli masyarakat yang menghadapi tantangan fluktuasi ekonomi.

Pimpinan Wilayah Bulog NTB Sri Muniarti menegaskan, penyaluran Bapang ditargetkan rampung sepenuhnya sebelum 31 Juli 2025.

"Penyaluran Bapang 10 kilogram per keluarga ini merupakan alokasi dua bulan sekaligus, yakni Juni dan Juli. Kita targetkan selesai seluruhnya sebelum akhir bulan ini," ujar Sri.

Sebelum beras didistribusikan, Bulog NTB terlebih dahulu melakukan uji kualitas atau pengecekan mutu secara ketat.

Hal ini penting untuk memastikan beras yang diterima masyarakat adalah beras berkualitas baik dan layak konsumsi.

Proses distribusi bantuan pangan ini juga tidak dilakukan sembarangan.

Bulog salurkan beras murah di NTB via empat jalur utama.
Bulog salurkan beras murah di NTB via empat jalur utama.

Bulog telah membangun jaringan koordinasi yang solid dengan pemerintah daerah.

Juga dengan pemerintah desa, serta aparat TNI/Polri dan petugas kelurahan.

Sinergi ini diharapkan mampu menjamin kelancaran dan ketepatan sasaran penyaluran.

Sri juga menekankan program ini merupakan bukti nyata kehadiran pemerintah dalam menjamin ketersediaan pangan yang terjangkau dan berkualitas bagi masyarakat.

Selain bantuan langsung, pemerintah juga aktif menjalankan program SPHP beras di berbagai lokasi penjualan.

"Program bantuan pangan dan SPHP ini kami harapkan dapat menjaga kestabilan harga di pasaran dan membantu masyarakat mengakses beras murah yang berkualitas," kata Sri.

Beras merupakan salah satu komponen utama pembentuk inflasi daerah.

Sehingga intervensi pasokan dan harga sangat krusial untuk menjaga stabilitas ekonomi lokal, terutama bagi kelompok rentan.

Program Bapang ini tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan beras gratis, tetapi juga memiliki dampak strategis pada ekonomi makro NTB.

Dengan masuknya beras ke pasar melalui jalur bantuan dan SPHP, permintaan beras komersial akan berkurang.

Sehingga akan menahan kenaikan harga beras di pasaran.

"Jika harga beras bisa dikendalikan, daya beli masyarakat akan meningkat. Ini penting untuk menjaga stabilitas ekonomi, khususnya di level rumah tangga,” tandasnya. (fer/r6)

Baca Juga: Film Kpop Demon Hunters Ramai Diperbincangkan Sebagai Kandidat Kuat Nominasi Oscar 2026

 

Editor : Jelo Sangaji
#harga #Warga Miskin #Salurkan #bapang #Bulog NTB