Melalui Naughty Brownies, Jofanidya menawarkan cemilan enak dan sehat.
Cocok bagi yang suka ngemil tapi tidak bisa makan glutten atau tepung.
Ide usaha ini bermula dari pengalaman pribadinya.
Seiring bertambahnya usia, perutnya semakin sensitif terhadap makanan.
“Setiap makan roti atau bolu kebanyakan, pasti sakit dan begah," ujarnya.
Sebelum itu, Jofanidya memang memiliki usaha brownies panggang yang sudah berjalan lima tahun.
Beragkat dari keluhannya, ia bertekad menciptakan kue lezat yang tetap ramah di perut.
Apalagi masyarakat sudah mulai aware akan pentingnya pola hidup sehat.
Menciptakan brownies tanpa tepung terigu bukanlah perkara mudah.
Jofanidya mengakui prosesnya sangat panjang.
"Lama sekali (prosesnya, Red), karena kita harus buat tampilannya bagus,” sambungnya.
Ia butuh puluhan kali uji coba hingga akhirnya menemukan resep otentik yang sempurna.
Tantangan lainnya adalah mengedukasi masyarakat.
Banyak yang salah kaprah mengira gluten adalah gula.
“Padahal sebenarnya adalah protein yang terdapat dalam gandum,” katanya.
Sebab itu, dirinya mulai gencar promosi di media sosial, dia tidak bosan menjelaskan glutten bukanlah gula, tapi protein yang aman bagi mereka yang alergi.
Naughty Brownies punya tiga varian gluten-free andalan.
Dari ketan hitam, ubi jalar, hingga kacang hijau.
Varian yang paling unik menggunakan kacang hijau.
Teksturnya jadi lebih renyah dan ada rasa nutty yang khas.
”Ini benar-benar original, cuma saya yang punya," klaim Jofanidya.
Meski pun menggunakan bahan premium dan inovatif, harga jualnya tidak jauh berbeda dengan brownies biasa.
Berkisar antara Rp 30-35 ribu.
“Tinggal pilih, mau yang lebih sehat atau yang biasa," imbuhnya.
Saat ini, produk Naughty Brownies dijual secara daring dan toko offline yang berlokasi di Jalan Kesaraya Nomor 93C, Perumnas.
Jofanidya mengaku belum tertarik untuk menjalin kerja sama dengan reseller dalam jumlah besar.
"Saya ingin merek saya yang dikenal orang. Menjaga citra itu susah," katanya.
Dengan sertifikasi halal, PIRT, dan NIB yang sudah lengkap, Jofanidya memiliki rencana besar.
Yakni menjadikan Naughty Brownies sebagai salah satu oleh-oleh khas Lombok.
"Ini unik, the one and only in here. Ada nilai jualnya," tutup Jofanidya.
Editor : Kimda Farida