Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Tambah Nilai Produk, Eksportir Cengkeh NTB Targetkan Hilirisasi  

Geumerie Ayu • Sabtu, 18 Oktober 2025 | 18:25 WIB

Petani Lombok Utara yang tengah menjemur cengkeh hasil panennya, beberapa waktu lalu.
Petani Lombok Utara yang tengah menjemur cengkeh hasil panennya, beberapa waktu lalu.
LombokPost – PT Verda Nusadaya Agro, eksportir asal Lombok Utara (Lotara) telah melakukan pengiriman perdana cengkeh mentah 24 ton ke Dubai, Uni Emirat Arab.

Setelah ini, perusahaan tersebut menargetkan hilirisasi cengkeh untuk menambah nilai, tidak lagi dijual mentah.

Direktur PT Verda Nusadaya Agro Nazri Al Ayubi mengatakan, ekspor ini adalah langkah awal menuju kerja sama bisnis berkelanjutan dan penguatan posisi tawar petani.

Keberhasilan pengiriman perdana menjadi pijakan penting.

Nazri  berharap volume ekspor akan terus meningkat melalui kolaborasi yang terjalin.

“Semoga ini bisa membangun kerja sama yang berkelanjutan,” ujar Nazri.

Meski ekspor perdana yang dilepas berupa cengkeh mentah, Nazri menyatakan, visi besar perusahaan tidak berhenti di sana.

PT Verda Nusadaya Agro menargetkan upaya hilirisasi produk pertanian di masa depan.

Hal itu demi memberikan dampak ekonomi dan nilai tambah yang lebih besar bagi para petani di Lombok.

Hilirisasi, menurut Nazri, merupakan kunci untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

Namun ia menekankan, pengakuan kualitas komoditas mentah di pasar global merupakan langkah awal yang wajib ditempuh sebelum masuk ke tahap pengolahan.

 “Untuk memberikan dampak hilirisasi, kita perlu pengakuan terhadap mentahan yang kita punya, baru kita bermain hilirisasi,” jelasnya.

Pihaknya berkomitmen untuk tidak hanya memasarkan hasil bumi daerah.

Namun juga membangun infrastruktur pengolahan yang mampu mengubah bahan baku menjadi produk jadi bernilai jual tinggi.

Keberhasilan ekspor ke Dubai ini diharapkan menjadi modal awal pengakuan kualitas yang membuka pintu investasi hilirisasi di masa depan.

Kadis Perdagangan NTB Jamaluddin Malady menekankan, keberhasilan ekspor ini merupakan simbol kebangkitan komoditas unggulan daerah.

“Ketika komoditas lokal seperti cengkeh telah mampu menembus pasar global, maka dorongan inovasi dan semangat untuk mengembangkan komoditas lainnya harus terus bergema”, ujarnya.

Jamaluddin menegaskan, momentum ini harus dimaknai sebagai bagian dari upaya mendorong hilirisasi dan peningkatan nilai tambah produk lokal.

Pemprov NTB bersama Pemkab Lotara berkomitmen untuk terus bersinergi dalam memperkuat jaringan pasar, memperluas akses pembiayaan.

“Serta memfasilitasi kelancaran kegiatan ekspor agar dapat menjadi aktivitas ekonomi berkelanjutan,” katanya.

Editor : Siti Aeny Maryam
#cengkeh #Nilai Tambah #eksportir #ekspor #hilirisasi #Lombok Utara